Di Pelantikan Presiden Jokowi, Surya Paloh Prediksi Negara Jadi Otoriter Jika Hal Ini Terjadi

etua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengatakan, hampir seluruh partai politik merapat ke pemerintah 2019-2024.

Di Pelantikan Presiden Jokowi, Surya Paloh Prediksi Negara Jadi Otoriter Jika Hal Ini Terjadi
Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Ketua Umum Partai Nasdem saat menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih di Gedung DPR/MPR pada Minggu (20/10/2019). 

Di Pelantikan Presiden, Surya Paloh: Kalau Tak Ada Lagi yang Oposisi, Demokrasi Selesai, Negara Jadi Otoriter

Atas hal tersebut, Surya mengingatkan tentang pentingnya check and balance.

Jika seluruh partai merapat ke koalisi pemerintah, tidak ada lagi demokrasi.

Bahkan, kata Surya, negara bisa berubah menjadi otoriter.

TRIBUN-BALI.COM - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengatakan, hampir seluruh partai politik merapat ke pemerintah 2019-2024.

Mereka yang merapat, termasuk partai yang menjadi oposisi di tahun 2014-2019.

"Saya pikir hampir semua ya (partai merapat ke pemerintah). Saya dengar, tapi belum pasti," katanya saat menghadiri pelantikan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Atas hal tersebut, Surya mengingatkan tentang pentingnya check and balance.

Jika seluruh partai merapat ke koalisi pemerintah, tidak ada lagi demokrasi.

Bahkan, kata Surya, negara bisa berubah menjadi otoriter.

"Kalau tidak ada lagi yang beroposisi, demokrasi berarti sudah selesai. Negara sudah berubah menjadi otoriter atau monarki ya kalau enggak ada oposisi," ujarnya.

Terkait koalisi gemuk pemerintah ini, Surya menilai, ada positif dan negatifnya.

Namun dia berharap, pemerintahan tetap berjalan objektif, rasional, serta penuh empati dan hati. (*)

Artikel ini ditulis Fitria Chusna Farisa telah tayang di Kompas.com

Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved