Sempat Ditutup, Kafe Remang Berkedok Warung Lalapan di Nusa Penida Masih Membandel

Pemilik justru memanfaatkan warungnya sebagai kafe remang, yang berisi bilik karaoke dan didapati tiga wanita penghibur.

Sempat Ditutup, Kafe Remang Berkedok Warung Lalapan di Nusa Penida Masih Membandel
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Bupati Suwirta didampingi Camat Nusa Penida I Komang Widyasa Putra, beserta Satpol PP, pihak Kepolisian dan TNI melakukan sidak terhadap sebuah warung di wilayah Sental, Nusa Penida, Sabtu (19/10/2019) malam. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Camat Nusa Penida I Komang Widyasa Putra, beserta Satpol PP, pihak Kepolisian dan TNI melakukan sidak terhadap sebuah warung di wilayah Sental, Nusa Penida, Sabtu (19/10/2019) malam.

Sidak ini dilakukan setelahmendapat laporan dari masyarakat lewat media sosial yang mencurigai adanya kafe remang-remang berkedok warung lalapan.

Benar saja, setelah menyambangi salah-satu warung lalapan milik seorang warga setempat, Suwirta menemukan warung lalapan tersebut hanya kedok.

Pemilik justru memanfaatkan warungnya sebagai kafe remang, yang berisi bilik karaoke dan didapati tiga wanita penghibur.

"Sebelumnya kafe di sini sudah pernah saya tutup, tetapi masih saja ada yang diam-diam melanggar aturan. Mereka sangat membandel," tegas Bupati Suwirta dengan raut wajah kecewa.

Suwirta langsung mengumpulkan KTP ketiga wanita penghibur tersebut, agar ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

Masing-masing berinisial F asal Banyuwangi, S asal Jember dan TA asal Bondowoso.

Ketiganya, merupakan wanita penghibur yang sebelumnya sudah sering pindah-pindah alamat, Tabanan kemudian ke Sidakarya, Denpasar.

"Saya sudah langsung tugaskan pihak yang berwajib segera menindaklanjuti hal ini, setelah proses selesai pulangkan mereka ke asalnya," imbuh Suwirta

Selain itu, Suwirta juga berharap nantinya tidak ada lagi kafe-kafe remang yang membandel, dan nekat buka di Klungkung.

"Hal ini kita lakukan agar kedapannya seluruh masyarakat bisa terhindar dari hal-hal yang kurang baik terutama untuk generasi muda," harap Suwirta.

Suwirta juga menghimbau khususnya untuk seluruh masyarakat di Nusa Penida yang membuka warung agar selalu mematuhi segala peraturan yang berlaku.

"Pariwisata kita sudah berkembang tolong bersama-sama jaga sesuai kaidahnya saya tidak mau lagi kejadian seperti ini terulang kembali," ungkap Suwirta. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved