Breaking News:

Beban Konsumsi Listrik di Bali Tertinggi, Suwarjoni Sebut Rasio Elektrifikasi Bali Capai 100 Persen

“Masalahnya sekarang beban konsumsi di Bali Januari 2019 menjadi yang tertinggi di Indonesia, yakni 14,43 persen.

Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Bali, Nyoman Suwarjoni Astawa 

"Dari daya mampu ini, 30 persennya adalah pasokan dari Jawa," katanya.

Beban puncak di Bali pernah tembus hingga 900,1 MW pada Februari 2019.

Namun kini, beban puncak turun menjadi kisaran 840 MW hingga 870 MW.

"Menurunnya ini mungkin karena masyarakat bijak menggunakan listrik lebih efisien dan efektif, serta sesuai kebutuhan. Sehingga beban kita turun," katanya.

Namun dengan cuaca belakangan yang mulai panas di Bali, dimungkinkan beban puncak ini naik.

Sebab banyak masyarakat menggunakan AC di kantor atau rumahnya. Suwarjoni menambahkan keandalan listrik Bali perlu dijaga dengan JBC ini.

Pasalnya ke depan, pertumbuhan listrik Bali akan terus meningkat.

Apalagi dengan bertambah rumah tangga, serta industri khususnya akomodasi pariwisata yang dominan di Bali.

Tentunya membutuhkan peningkatan listrik ke depannya.

BMKG Berikan Peringatan Dini, Waspadai Potensi Angin Kencang dan Tinggi Gelombang Laut

Sosialisasi Operasi Zebra 2019, Satlantas Polres Klungkung Ikut Ngayah ke Banjar

“Masalahnya sekarang beban konsumsi di Bali Januari 2019 menjadi yang tertinggi di Indonesia, yakni 14,43 persen. Tahun 2016 di Bali sempat tinggi pertumbuhan konsumsi energi sempat 11 persen. Kemudian 2017 turun minus, karena pelanggan besar mulai melakukan penghematan pada peralatan listriknya. Pada 2018 kembali naik 4,8 persen dan awal tahun 2019 melonjak tajam,” sebutnya.

Halaman
123
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved