Bangli Tak Mampu Bentuk TRC, Penanganan Bencana Kerap Dikeluhkan Masyarakat

Bencana yang kerap terjadi di wilayah Bangli nyatanya belum didukung dengan jumlah personel yang tersedia

Bangli Tak Mampu Bentuk TRC, Penanganan Bencana Kerap Dikeluhkan Masyarakat
BPBD Bangli
PENAKLUK API - Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang membakar lahan di wilayah Kintamani, Bangli, Bali, Selasa (22/10/2019). Bangli Tak Mampu Bentuk TRC, Penanganan Bencana Kerap Dikeluhkan Masyarakat 

“Besok (hari ini) kami kirim sampai di kantor desa dengan harapan pihak desa bisa membagikan ke dusun di wilayahnya yang terdampak paparan asap. Rencananya masing-masing desa kami bagikan 1.000 masker. Ke depannya apabila pihak desa sudah siap, juga akan kami lakukan cek kesehatan gratis,” ucapnya.

Jaringan Pipa Air Rusak

Sedangkan di Desa Kutuh, Kintamani, pasca kebakaran diketahui berdampak pada rusaknya jaringan pipa air.

Kondisi ini menyababkan warga sekitar mengalami krisis air.

“Kami akan mengajak BPBD Kabupaten Buleleng untuk pembagian air bersih. Ini mengingat secara kewilayahan, Desa Kutuh sangat mudah dijangkau dari Buleleng,” ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa.

BPBD mengajak Dinkes Bangli dan Tim Kesehatan BPBD Provinsi untuk melaksanakan cek dan pengobatan gratis di Dusun Kubusalya, Desa Sukawana, Kintamani.

Sebab kepulan asap kebakaran lahan pada Senin (21/10/2019) lalu, menyebar hingga wilayah pemukiman warga.

“Pengobatan dan cek kesehatan gratis akan dilaksanakan besok Rabu (hari ini) pukul 10.00 Wita dibale banjar setempat,” katanya.

(*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved