Bersyukur Bali Dapat Jatah Menteri, Ini Pesan PDIP ke Bintang Puspayoga Yang Jadi Menteri PPA

Adanya jatah satu menteri dari Bali di Kabinet Indonesia Maju membuat para kader PDIP lega.

Bersyukur Bali Dapat Jatah Menteri, Ini Pesan PDIP ke Bintang Puspayoga Yang Jadi Menteri PPA
istimewa
Bintang Puspayoga 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Adanya jatah satu menteri dari Bali di Kabinet Indonesia Maju membuat para kader PDIP lega.

Ketua DPP PDIP, Made Urip mengaku bersyukur dengan adanya hal tersebut.

Menurut Urip, penunjukan IGA Bintang Darmawati sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) merupakan simbolisasi apresiasi dan penghargaan Presiden Jokowi kepada kemenangan mutlak di Pilpres 2019 lalu.

Saat itu, di Pilpres 2019, pasangan Jokowi-Ma'ruf menyapu bersih suara di Bali, pasangan petahana tersebut meraih 2.351.057 suara atau 91,7 persen.

Sedangkan, pasangan Prabowo-Sandi hanya meraih 213.415 suara atau 8,3 persen.

"Astungkara, bersyukur lah sudah terwujud, artinya dengan kemenangan 92 persen artinya Pak Jokowi memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Bali," kata dia kepada Tribun Bali, Rabu (23/10/2019).

Anggota DPR RI Dapil Bali ini menyebutkan bahwa pemilihan sosok Bintang Puspayoga sendiri merupakan pilihan yang sangat tepat.

Pasalnya, menurutnya Bintang merupakan sosok yang lurus, jujur, dan tidak neko-neko.

"Tepat itu pilihannya Bu Bintang, beliau kan sepanjang saya tahu beliau itu orangnya lurus, jujur, sopan, dan juga tidak neko-neko," tegasnya.

Apalagi, sosok Bintang Puspayoga dikenal sebagai salah satu tokoh wanita Bali yang cukup berpengalaman terkait masalah perempuan di pulau Dewata.

"Beliau itu intelek. Dia adalah tokoh wanita Bali dan memang pantas menduduki menteri yang membidangi masalah perempuan," paparnya.

Ia menambahkan bahwa permasalahan pemberdayaan perempuan ini cukup penting di periode ke depan.

Bahkan, ia menitipkan agar Bintang Puspayoga dapat memberdayakan perempuan, khususnya kemandirian ekonomi.

"Pemberdayaan perempuan ini kan cukup penting, seperti pemberian keterampilan, menghidupkan industri rumah tangga, di petani juga ada Kelompok Wanita Tani," harap dia. (gil)

Penulis: Ragil Armando
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved