Hanya Tumbuh 1%, Triwulan Ketiga 2019 Bandara Ngurah Rai Layani 4.727.754 Wisatawan Mancanegara

Menutup triwulan ketiga tahun 2019, tercatat 4,7 juta wisatawan mancanegara (wisman) yang terlayani Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai

Hanya Tumbuh 1%, Triwulan Ketiga 2019 Bandara Ngurah Rai Layani 4.727.754 Wisatawan Mancanegara
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana terminal Internasional Bandara Ngurah Rai Bali, Minggu (28/7/2019). Hanya Tumbuh 1%, Triwulan Ketiga 2019 Bandara Ngurah Rai Layani 4.727.754 Wisatawan Mancanegara 

Hanya Tumbuh 1%, Triwulan Ketiga 2019 Bandara Ngurah Rai Layani 4.727.754 Wisatawan Mancanegara

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menutup triwulan ketiga tahun 2019, tercatat 4,7 juta wisatawan mancanegara (wisman) yang terlayani Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Dibanding dengan periode yang sama di tahun 2018, jumlah wisatawan mancanegara yang memasuki Bali melalui jalur udara mengalami pertumbuhan sebesar 1 %.

Dengan jumlah wisatawan sebanyak 4.727.754 jiwa di tahun 2019, jika dibandingkan 4.679.503 wisatawan mancanegara di tahun 2018, terdapat selisih pertumbuhan wisatawan sebanyak 48.251 jiwa.

“Secara keseluruhan, wisatawan asal China masih menduduki posisi puncak, disusul Australia dan India. Jumlah wisatawan dari tiga negara tersebut jika ditotal, persentase jumlahnya menyentuh angka 63%, atau hampir 2/3 dari total jumlah wisatawan yang kami layani,” ujar Co General Manager Commercial PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Rahmat Adil Indrawan, Selasa (22/10/2019).

Hingga akhir September 2019, wisatawan asal China tercatat 953.129 jiwa, disusul wisatawan dari Australia sebanyak 916.152 wisatawan.

India mengekor di urutan ketiga, dengan sumbangan 274.519 wisatawan.

“Seperti yang lalu, tiga negara tersebut tetap menjadi tulang punggung menyumbang wisman ke Bali,” katanya.

BREAKING NEWS: Idham Azis Dikabarkan Gantikan Tito Karnavian Sebagai Kapolri, Ini Sosoknya

Anak Sopir Lulus ITB dengan IPK 3,98, Pernah Merasa Sakit Hati

Di urutan empat hingga 10 besar juga masih ditempati negara-negara tradisional.

Adalah Inggris, Amerika Serikat, Jepang, Perancis, Korea Selatan, Jerman, dan Malaysia.

Halaman
12
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved