Pernah Rawat Jalan Jadi Pertimbangan Hakim, Ismaya Bersyukur Diputus Rehabilitasi

Ismaya harus menjalani rehabilitasi setelah divonis bersalah menyalahgunakan sabu bagi dirinya sendiri.

Pernah Rawat Jalan Jadi Pertimbangan Hakim, Ismaya Bersyukur Diputus Rehabilitasi
Tribun Bali/Putu Candra
I Ketut Putra Ismaya Jaya (40) ketika menjalani sidang di PN Denpasar, Selasa (22/10/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Ketut Putra Ismaya Jaya (40) bersimpuh mengucap syukur, usai majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (22/10/2019) memutuskan terdakwa Ismaya harus menjalankan rehabilitasi.

Ismaya harus menjalani rehabilitasi setelah divonis bersalah menyalahgunakan sabu bagi dirinya sendiri.

Putusan majelis hakim pimpinan IGN Partha Barghawa itu langsung diterima Ismaya.

Tidak hanya Ismaya, kerabat dan teman dekatnya yang setia mengikuti persidangan tampak lega.

"Terima kasih, Tuhan," ucap mantan calon DPD RI ini sembari mencakupkan kedua tangannya di atas kepala.

Dengan putusan majelis hakim tersebut, maka Ismaya bisa segera lepas dari jeruji besi.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Ismaya dengan pidana penjara selama satu tahun.

Dalam amar putusan majelis hakim menyatakan, Ismaya terbukti sebagai penyalahguna narkotik untuk diri sendiri.

Ismaya menyalahgunakan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat bersih 0,73 gram. Ia pun dijerat Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotik.

Majelis hakim memerintahkan Ismaya menjalani rehabilitasi dengan sejumlah pertimbangan. Di antaranya, terdakwa menggunakan narkotik untuk dirinya sendiri.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved