Warga Kecicang Islam Gelar Shafaran di Makam Balok Sakti

Warga Kecicang Islam Gelar Shafaran di Makam Balok Sakti, Tradisi tahunan ini digelar setiap bulan safar dan sudah menjadi warisan

Warga Kecicang Islam Gelar Shafaran di Makam Balok Sakti
Tribun Bali/Saiful Rohim
Warga Kecicang Islam, Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem mengelar shafaran di Makam Balok Sakti, Rabu (28/10). 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Minggu akhir Bulan Safar, Kalender Hijriah, hampir sebagian warga muslim di Karangasem mengelar tradisi "Safaran".

Tradisi tahunan ini digelar setiap bulan safar dan sudah menjadi warisan.

Seperti penduduk Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem.

Rabu (23/10/2019) sekitar pukul 16.00 wita, warga Kecicang Islam mengelar safaran di Makam Syech Abdurrahman, atau lebih di kenal "Balok Sakti".

Lokasinya di Tohpati, Kecamatan Bebandem.

Berdekatan dengan Setra Adat Tohpati.

Masyarakat yang datang ke makam mencapai ratusan orang.

Warga Kecicang Islam, Ahmadi mengatakan, masyarakat Kecicang Islam gelar safaran di Makam Balok Sakti semata-mata untuk mendoakan leluhur Kecicang Islam.

Terpenting yakni mengenang perjuangan Balok Sakti menyebarkan islam di Bumi Lahar, serta mendirikaan Kecicang Islam.

"Cerita dari leluhur dulu, Balok Sakti adalah ulama yang berperan menyebarkn Islam di Karangasem. Beliau adalah pendiri Kampung Kecicang Islam," ungkap Ahmadi.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved