Pasca Kesurupan Beruntun, Siswa SMP N 4 Banjarangkan Diliburkan Sementara,

SMPN 4 Banjarangkan di Desa Timuhun, Banjarangkan, Klungkung tampak lenggang, Kamis (24/10/2019).

Pasca Kesurupan Beruntun, Siswa SMP N 4 Banjarangkan Diliburkan Sementara,
Tribun Bali/ Eka Mita Suputra
Siswa dan siswi di SMP N 4 Banjarangkan melakukam aktivitas di Destinasi Pucak Jati, Desa Timuhun, Kamis (24/10/2019). Mereka diliburkan sementara, setelah mengalami kesurupan beruntun beberapa hari terakhir. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - SMP N 4 Banjarangkan di Desa Timuhun, Banjarangkan, Klungkung tampak lenggang, Kamis (24/10/2019).

Setelah mengalami peristiwa kerauhan beberapa hari terakhir, siswa-siswi di sekolah tersebut terpaksa diliburkan dan difokuskan untuk melakukan kegiatan refreshing di luar sekolah.

Beberapa siswi yang sempat mengalami kesurupan, juga mengaku masih takut untuk kembali ke sekolah.

Seperti yang diungkapkan Ni Nengah Devi Ariani, salah seorang siswa di SMP N 4 Banjarangkan.

Sudah beberapa hari ini, ia dan beberapa rekannya mengalami kerasukan di sekolahnya.

Ingin Menggoreng Tahu Renyah di Luar tapi Lembut di Dalam? Tips Ini Bisa Dicoba

Dari Makan Belut hingga Nonton Film Horor, Ini Kebiasaan Unik Orang Jepang Saat Musim Panas

Ia pun masih mengaku takut untuk kembali bersekolah.

"Saya masih takut ke sekolah, takut kesurupan lagi," ujar Devi saat ditemui di Destinasi Pura Pucak Jati di Desa Timuhun.

Meskipun libur, Devi dan rekan-rekannya tetap diarahkan oleh para guru untuk beraktivitas di luar sekolah.

Kamis (24/10/2019), siswa dan siswi di SMP 4 Banjarangkan membuat kegiatan di Objek Wisata Pucak Jati.

Para siswa dan siswi diajak melakukan kegiatan bersih-bersih dan persembahyangan di pura yang lokasinya di dataran tinggi Desa Timuhun tersebut.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved