Sujendra Lihat Api Membesar dari Dasar Jurang

Lokasi kebakaran merupakan lahan bambu milik I Wayan Sukarma dan Jero Guru Budi

Sujendra Lihat Api Membesar dari Dasar Jurang
Polsek Susut
PADAMKAN API - Petugas pemadam kebakaran Bangli melakukan upaya pemadaman di lokasi kebakaran di Banjar Kayuambua, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Bangli, Bali, Rabu (23/10/2019). Sujendra Lihat Api Membesar dari Dasar Jurang 

Sujendra Lihat Api Membesar dari Dasar Jurang

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Kabupaten Bangli dalam beberapa hari terkahir terus dilanda musibah kebakaran.

Kebakaran kembali terjadi di sebuah lahan bambu di wilayah Susut, Bangli, Bali, Rabu (23/10/2019) kemarin.

Kebakaran terjadi di Banjar Kayuambua, Desa Tiga, Kecamatan Susut, tepatnya di sebelah Barat Kantor Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

Kapolsek Susut, AKP I Made Ariawan mengatakan, lokasi kebakaran merupakan lahan bambu milik I Wayan Sukarma dan Jero Guru Budi.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 10.00 Wita.

Buat Ojek Online Khusus Sampah, Pemkab Tabanan Gelontorkan Rp 12 M untuk Layanan Garbace Startup

Pasar Proteksi Kesehatan Global Tinggi, Cigna Gandeng APARI Tingkatkan Inklusi Asuransi

Bermula saat seorang pegawai SKB bernama Ketut Sujendra, mendengar suara letupan kecil ketika hendak buang air.

Posisi kamar mandi terletak di sebelah barat gedung tempat menyimpan barang.

"Dia mendengar suara letupan kecil dari ranting-ranting bambu kering. Saksi kemudian mengecek ke sumber suara, dan dilihatnya api sudah mulai membesar,” ujarnya.

Mendapati kejadian tersebut, pria 53 tahun itu langsung menyampaikan pada pegawai lain di SKB.

Inilah Tiga Politisi yang Menolak Tawaran Presiden Jokowi Menjadi Menteri

Polda Bali Amankan Mafia Properti Bodong, Korban Rugi Rp 387 Juta

Informasi tersebut, lanjut AKP Ariawan, juga langsung dilaporkan pada Polsek Susut oleh pegawai lain bernama I Nyoman Mardika, untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

“Kami langsung berupaya melakukan koordinasi dengan pihak pemadam kebakaran Bangli. Bantuan pemadam sebanyak dua unit armada datang pukul 11.00 Wita, dan 30 menit kemudian api berhasil dipadamkan oleh tim pemadam bersama 10 personel Polsek Susut," ujarnya.

"Atas kejadian ini, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 10 are. Sedangkan penyebabnya, diduga karena adanya gesekan bambu kering, akibat kemarau panjang dan angin kencang,” sambungnya.

(*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved