Tiket Masuk Naik Sampai Rp 20 Ribu, Retribusi Objek Wisata di Bangli Bakal Naik Tahun Depan

Pemerintah Kabupaten Bangli bakal menaikkan retribusi masuk ke sejumlah obyek wisata pada tahun 2020 mendatang

Tiket Masuk Naik Sampai Rp 20 Ribu, Retribusi Objek Wisata di Bangli Bakal Naik Tahun Depan
TRIBUN BALI/muhammad FREDEY MERCURY
Ramai - Suasana di objek wisata Desa Penglipuran belum lama ini. Sejumlah obyek wisata bakal dinaikkan biaya masuknya pada tahun 2020 mendatang. Tiket Masuk Naik Sampai Rp 20 Ribu, Retribusi Objek Wisata di Bangli Bakal Naik Tahun Depan 

Tiket Masuk Naik Sampai Rp 20 Ribu, Retribusi Objek Wisata di Bangli Bakal Naik Tahun 2020

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pemerintah Kabupaten Bangli bakal menaikkan retribusi masuk ke sejumlah obyek wisata pada tahun 2020 mendatang.

Nilai kenaikan tiket masuk ini dari Rp 5 ribu sampai Rp 20 ribu.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli, I Wayan Adnyana, Rabu (23/10/2019), mengatakan saat ini tengah merampungkan Peraturan Bupati (Perbup), yang digunakan sebagai landasan peningkatan tarif retribusi pada sejumlah Daya Tarik Wisata (DTW) yang ada.

“Peningkatan tarif ini menindaklanjuti pasal 9 ayat (1) Peraturan Daerah Kabupaten Bangli No. 7 tahun 2010 tentang retribusi tempat rekreasi dan olahraga di Kabupaten Bangli. Sudah kami susun (drafnya) dan sudah kami ajukan ke Bagian Hukum Setda Bangli sejak bulan Agustus lalu,” ujar dia, Rabu (23/10/2019).

Adnyana mengatakan, peningkatan tarif retribusi ini tujuannya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Bangli.

Buat Ojek Online Khusus Sampah, Pemkab Tabanan Gelontorkan Rp 12 M untuk Layanan Garbace Startup

Pasar Proteksi Kesehatan Global Tinggi, Cigna Gandeng APARI Tingkatkan Inklusi Asuransi

Berdasarkan rancangannya peningkatan tarif retribusi berkisar antara Rp 5 ribu hingga Rp 20 ribu.

Hal tersebut diklasifikasikan menurut jenis wisatawan serta usianya.

“Untuk WNA dewasa dari semula Rp 30 ribu menjadi Rp 50 ribu. Sedangkan WNA anak-anak, dari semula Rp 25 ribu menjadi Rp 30 ribu. Sementara WNI dewasa dari semula Rp 15 ribu menjadi Rp 25 ribu. Dan untuk WNI anak-anak, dari semula Rp 10 ribu menjadi Rp 15 ribu,” paparnya.

Adnyana menyebut kenaikan tarif ini rencananya diberlakukan mulai tahun 2020 mendatang, pada sejumlah DTW, di antaranya DTW Batur, Terunyan, Kehen, Penulisan, Penglipuran.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved