Guru Besar PTIK Kunjungi Polres Badung, 3 Hal Ini yang Didiskusikan Bersama Kapolres Badung

Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, SIK menerima kunjungan Guru Besar Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian

Guru Besar PTIK Kunjungi Polres Badung, 3 Hal Ini yang Didiskusikan Bersama Kapolres Badung
Tribun Bali/Humas Polres Badung
Kapolres Badung saat menerima kunjungan dari Guru Besar STIK - PTIK, UI dan tim peneliti Udayana, Jumat (25/10/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, SIK menerima kunjungan Guru Besar Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) - PTIK, Universitas Indonesia ( UI) dan Tim Peneliti dari Universitas Udayana.

Guru Besar, STIK - PTIK Irjen Pol (Purn) Prof.Dr. Farouk Muhammad beserta Dr. Besar S.H.,M.H. (Binus), Danang Aziz Akabarona, S.Sos., MAP, didampingi 3 orang peneliti lokal dari Universitas Udayana tersebut tiba di Mapolres, Jumat, (25/10/2019) sore.

Kegiatan penelitian yang diberi tema "model kebijakan pembangunan budaya hukum masyarakat" didukung oleh Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional RI/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS).

Tampak hadir mendamping Kapolres Badung Wakapolres Badung Kompol Sindar Sianga, SP, Kabagsumda, Kasipropam diruang kerja Kapolres.

Kapolres mengungkapkan kegiatan ini terkait dengan penelitian kalboratif dan disiplin tentang budaya taat hukum yang ada pada masyarakat khusus masyarakat Bali yang diemban oleh fungsi Satreskrim, Satresnarkoba dan Satbinmas Polres Badung.

"Tim telah melakukan wawancara terhadap tiga fungsi tadi, yakni fungsi Satreskrim, Satresnarkoba dan Satbinmas kita tunggu hasil," katanya.

Selain itu, Irjen Pol (Purn) Prof.Dr. Farouk Muhammad menjelaskan pihaknya melihat kemajuan terhadap penegakan hukum dan ketaatan masyarakat terhadap hukum. Selain itu juga secara kasat mata, menurutnya masih ada pelanggaran hukum yang belum tersentuh di masyarakat.

"Kita lihat hasil wawancara nanti dengan Kasatreskrim, Kasatnarkoba dan Kasatbinmas supaya ada gambaran tentang kasus krimnalitas, Nerkoba. Kita juga lihat sejauh mana peran desa adat dalam memelihara prilaku hubungan interaksi (sosial kontrol) untuk menghasilkan keharmonisan khususnya di kabupaten Badung," pungkasnya. (*) 

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved