I Gusti Bagus Sugriwa, Sosok yang Memperjuangan Agama Hindu agar Diakui Negara

Perjuangan agar Agama Hindu Bali diakui negara tidaklah sederhana dan mudah.

I Gusti Bagus Sugriwa, Sosok yang Memperjuangan Agama Hindu agar Diakui Negara
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Suasana seminar dengan tema ‘I Gusti Bagus Sugriwa dalam Lintasan Sejarah Pembangunan Indonesia dan Agama Hindu’ yang diselenggarakan oleh Yayasan I Gusti Bagus Sugriwa bekerja sama dengan ISI Denpasar, di Gedung Città Kelangen Kampus ISI Denpasar, Jumat (25/10/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR–Perjuangan agar Agama Hindu Bali diakui negara tidaklah sederhana dan mudah.

Namun berkat salah satu pejuang Bali, hal itu bisa terwujud. Putra Bali ini bernama I Gusti Bagus Sugriwa.

Beberapa hal yang dilakukan IGB Sugriwa saat itu adalah, pertama, melakukan diskusi formal dengan Menteri Agama RI tahun 1950.

Selain itu dilakukan dengan cara informal, yakni melobi penguasa negara sekaligus Presiden Pertama RI, Soekarno.

Lobi ini tergolong sukses, karena IGB Sugriwa saat itu sangat dekat dengan Soekarno dan banyak memiliki teman lintas agama yang tentu ikut memberi masukan ke presiden serta pengambil kebijakan di pusat.

Sehingga akhirnya tanggal 5 September 1958, terbitlah Surat Keputusan Menteri Agama RI yang mengakui keberadaan Agama Hindu Bali.

Selanjutnya terhitung mulai Tanggal 5 September 1958 terbitlah Surat Keputusan Menteri Agama RI yang mengakui keberadaan Agama Hindu di Bali. 

Presiden Jokowi Sudah Perkenalkan 12 Orang Wakil Menteri, Ini Daftar Lengkapnya

Dipercaya Simpan Uang Rekan Bisnis, Indra Malah Pakai untuk Kebutuhan Sehari-hari

Terhitung sejak 2 Januari 1959, pada Kementerian Agama Republik Indonesia dibentuk Biro Urusan Agama Hindu.

 
Sejarah ini terungkap dalam seminar dengan tema ‘I Gusti Bagus Sugriwa dalam Lintasan Sejarah Pembangunan Indonesia dan Agama Hindu’ yang diselenggarakan oleh Yayasan I Gusti Bagus Sugriwa bekerja sama dengan ISI Denpasar, di Gedung Città Kelangen Kampus ISI Denpasar, Jumat (25/10/2019).

Ketua Dewan Pembina Yayasan I Gusti Bagus Sugriwa, Ida Rsi Agung Wayahya Suprabhu Sogata Karang mengatakan tujuan seminar digelar adalah untuk menggugah semangat generasi muda Bali.

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved