Sutradara Casko Wibowo & Garin Nugroho Hadir sebagai Dewan Juri di Festival Film Batik Indonesia

Malam Penganugrahan Festival Film Batik yang akan diadakan di Hotel Grand Dafam Kayoon Surabaya Jumat (25/10/2019) akan terasa sangat istimewa.

Sutradara Casko Wibowo & Garin Nugroho Hadir sebagai Dewan Juri di Festival Film Batik Indonesia
Casko Wibowo
Sutradara/Tokoh Fotografi Indonesia Casko Wibowo ,Sineas Indonesia Garin Nugroho & Istri Wakil Gubenur Jawa Timur Arumi Bachsin ( Dewan Juri Festival Film Batik Indonesia ) 

TRIBUN-BALI.COM - Malam Penganugrahan Festival Film Batik yang akan diadakan di Hotel Grand Dafam Kayoon Surabaya Jumat (25/10/2019) akan terasa sangat istimewa.

Bagaimana tidak? Di dalam festival film ini, Sutradara/Tokoh Fotografi Indonesia Casko Wibowo, Sineas Indonesia Garin Nugroho, Tokoh Pakar Film Indonesia Aman Sugandhi, bahkan istri wagub Jawa Timur Arumi Bachsin menjadi Dewan Juri Kehormatan pada Festival Film tersebut.

Pendiri APPBI (Asosiasi Perajin Pengusaha Batik Indonesia) Arty Israwan saat dihubungi membenarkan bahwa sutradara muda Casko Wibowo selaku pemegang 400 project hotel berbintang 4 & 5 serta International Chains di Indonesia ini sedang berada di kota Surabaya untuk menghadiri malam Penganugrahan Festival Film Batik yang diadakan oleh APBJ di Jawa Timur .

Desa Manukaya Let Sudah Lunasi Kerugian Negara, Dugaan Penggunaan Dana Rp 11 M Retribusi Tirta Empul

Kebakaran di TPA Suwung, Pemukiman Warga Diselimuti Kabut Asap

Wanita cantik yang juga Wakil ketua APBJ Jawa Timur ini melanjutkan, “Dalam kegiatan kali ini acaranya didukung penuh oleh empat selebritas perfilman di Indonesia sebagai dewan juri. Selain Mas Casko juga dijadwalkan Mas Garin, Pak Aman dan Ibu Arumi Bachsin akan hadir di malam Penganugerahan."

Ketika ditanya mengapa promosi Batik harus melalui film, Ketua APBJ (Asosiasi Perajin Batik Jawa Timur) Ir. Wirasno menjelaskan “Film merupakan media penyampai pesan yang sangat efektif yang melibatkan indera penglihatan, pendengaran dan pemikiran pemirsa tentang pesan apa yang ingin disampaikan dalam sebuah film."

Barito Putera 4 Kali Kalah di Dipta, Teco Ingatkan Pemain Bali United Tetap Waspada

Amankan Pesta Rakyat, Polres Badung Turunkan 247 Personel

"Di samping itu, film juga merupakan media edukasi yang paling efektif di tengah masyarakat yang antara lain bertujuan menumbuhkan kesadaran dan pemahaman baru, maupun perubahan perilaku dan pola pikir masyarakat. Hal inilah yang mendorong kami untuk mengkampanyekan pelestarian batik dalam bentuk festival film”.

“Dan melalui kegiatan ini para sutradara yang merupakan 22 orang finalis dalam festival film Batik ini akan mendapatkan kesempatan bertatap muka secara langsung dengan dewan juri yang sekaligus akan memberikan pengarahan konsep-konsep dalam produksi pembuatan film," tambah Wirasno. (*)

Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved