Aturan Baru Terkait Pencairan Dana Upakara di Badung, Kini Harus Melalu Paraf Bupati

Dinas Kebudayaan Badung pun kini diminta untuk jeli dalam melihat RAB yang dibawa oleh masyarakat.

Aturan Baru Terkait Pencairan Dana Upakara di Badung, Kini Harus Melalu Paraf Bupati
(Tribun Jateng/Wid)
Ilustrasi uang. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA  – Bantuan pemerintah kabupaten Badung dalam meringankan beban masyarakat, banyak di manfaatkan masyarakat setempat untuk memperoleh dana lebih.

Pasalnya ada beberapa masyarakat memanfaatkan bantuan dana upakara dengan menggelembungkan Rancangan Anggaran Belanja (RAB).

Bahkan disinyalir ada masyarakat yang meminta dana tanpa membuat kegiatan.

Sehingga hal itu pun sangat disayangkan pemerintah kabupaten Badung.

Dinas Kebudayaan Badung pun kini diminta untuk jeli dalam melihat RAB yang dibawa oleh masyarakat.

Sehingga dana yang dikeluarkan untuk bantuan upakara dan Seka Teruna tepat sasaran.

Menurut informasi yang didapat, bantuan upakara maupun bantun untuk perayan hari Ulang Tahun (HUT) sekaa teruna tak merata.

Hal itu lantaran dana yang dikeluarkan dinas kebudayaan terlalu tinggi sesuai dengan RAB yang diusulkan masyarakat.

Kepala Dinas Kebudayaan, Ida Bagus Anom Bhasma menampik jika pembagian bantun tak merata.

Namun ia membenarkan banyak masyarakat yang mengajukan dana lebih dari kebutuhan.

Halaman
123
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved