Desa Manukaya Let Sudah Lunasi Kerugian Negara, Dugaan Korupsi Rp 11 Miliar Retribusi Tirta Empul

Desa Adat Manukaya Let Gianyar tidak butuh waktu lama untuk melunasi kerugian negara, kasus dugaan korupsi retribusi Tirta Empul

Desa Manukaya Let Sudah Lunasi Kerugian Negara, Dugaan Korupsi Rp 11 Miliar Retribusi Tirta Empul
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Pengungkapan kasus korupsi praktek pemungutan tiket masuk objek wisata Tirta Empul oleh Polres Gianyar, Senin (12/11/2018). Desa Manukaya Let Sudah Lunasi Kerugian Negara, Dugaan Korupsi Rp 11 Miliar Retribusi Tirta Empul 

Desa Manukaya Let Sudah Lunasi Kerugian Negara, Dugaan Korupsi Rp 11 Miliar Retribusi Tirta Empul

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Desa Adat Manukaya Let, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, Bali, tidak membutuhkan waktu lama untuk melunasi kerugian negara.

Pelunasan tersebut dilakukan setelah Polres Gianyar memberikan opsi pada Maret 2019.

Di mana kasus dugaan korupsi tersebut tidak dilanjutkan ke ranah hukum jika Desa Adat Manukaya Let melunasi kerugian negara.

Berdasarkan data dihimpun Tribun Bali, Jumat (25/10/2019), dalam audit Inspektorat Gianyar, Desa Manukaya Let disebutkan menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 11 miliar lebih, akibat pemungutan karcis masuk wisatawan ke Pura Tirta Empul, di luar kerja sama dengan Pemkab Gianyar.

Namun Desa Manukayalet menyatakan Rp 11 miliar tersebut digunakan untuk keperluan Objek Wisata Tirta Empul, dan mereka menyatakan kerugian negara hanya Rp 2,5 miliar.

Klaim masayarakat yang diperkuat bukti ini, disetujui Bupati Gianyar, Made Agus Mahayastra, sehingga total kerugian yang harus dibayar Desa Adat Manukaya Let hanya Rp 2,5 miliar.

BKN Buka 197.117 Formasi CPNS 2019, Registrasi Dibuka November, Begini Alur Pendaftaran & Syaratnya

Dishub Gianyar Minta 55 Angkutan Siswa Gratis Diremajakan, Organda Sebut Pengusaha Belum Siap

Penyarikan Desa Adat Manukaya Let, Made Kuntung, Jumat (25/10/2019) saat dimintai keterangan terkait kerugian negara ini, menyatakan telah dilunasi.

“Sudah selesai. Sudah sejak bulan Maret 2019,” ujarnya.

Dana yang digunakan melunasi, kata dia, bersumber dari retribusi karcis masuk wisatawan ke Objek Wisata Tirta Empul.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved