Ratusan Pemuda Bangli Sisir Tepian Danau Batur, Pungut Sampah Plastik

200 pemuda di Kabupaten Bangli turun ke tepian Danau Batur untuk melaksanakan Gerakan Memerdekakan Danau Batur dari Sampah Plastik

Ratusan Pemuda Bangli Sisir Tepian Danau Batur, Pungut Sampah Plastik
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Ratusan Pemuda Bangli Sisir Tepian Danau Batur, Pungut Sampah Plastik 

Ratusan Pemuda Bangli Sisir Tepian Danau Batur, Pungut Sampah Plastik

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Kurang lebih sebanyak 200 pemuda di Kabupaten Bangli turun ke tepian Danau Batur, tepatnya di kawasan Desa Abang Batudinding, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Minggu (27/10/2019).

Gerakan Memerdekakan Danau Batur dari Sampah Plastik ini digawangi oleh Dewan Pimpinan Kabupaten Perhimpunan Pemuda Hindu (DPK Peradah) Indonesia Bangli dengan mengambil momentum Sumpah Pemuda 2019.

Gerakan bersih sampah plastik di tepian Danau Batur ini merupakan yang kedua kalinya setelah dilaksanakan pertama kali pada 17 Agustus 2019 lalu di kawasan Kedisan.

Gerakan Memerdekakan Danau Batur dari sampah plastik kali ini dilaksanakan dengan menggandeng elemen lebih luas, mulai dari kalangan sekaa teruna di sekitar lokasi, Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kabupaten Bangli, Badan Pengelola Pariwisata Geopark Batur, mahasiswa, siswa SMA, siswa SD Abang Batudinding, hingga bank sampah.

Puluhan kantong sampah yang terkumpul selanjutnya ditindaklanjuti Bank Sampah Sibuh Nirmala untuk selanjutnya diolah guna menjadi barang yang lebih bermanfaat.

Partainya Tak Dapat Kuris Menteri dan Wamen, Begini Pernyataan Sikap Politisi Hanura

Pasangan Zodiak Libra: Aries Pasangan Ideal, Kecemburuan Aquarius Bikin Geleng-geleng

Ketua Sekaa Teruna Tunas Mekar I Nyoman Oka Wirata menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk respon kalangan muda terkait kondisi lingkungan yang tak lagi baik, khususnya terkait persoalan sampah plastik.

"Tujuan kegiatan ini tak lain untuk menggugah masyarakat sekitar agar dapat menjaga lingkungannya, terutama dari masalah sampah plastik," terangnya didampingi Ketua DPK Peradah Indonesia Bangli I Ketut Eriadi Ariana dan Ketua Panitia Kegiatan I Putu Edi Swastawan.

Permasalahan sampah dinilai dapat berakibat buruk terhadap kehidupan, terlebih bagi masyarakat Desa Abang Batudinding yang kebanyakan menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perikanan.

"Kita harapkan gerakan ini dapat menjadi contoh, ditularkan, dan terus berlanjut, bukan hanya pada kami, tapi juga untuk masyarakat Bali secara umum. Mengingat, tanggung jawab terhadap kelangsungan Danau Batur yang juga sumber air terbesar di Bali adalah tanggung jawab bersama," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved