Debit Sumber Air PDAM Turun 50 Persen, Pelayanan di Beberapa Desa di Bangli Mulai Terganggu

Dampak gangguan pasokan air dirasakan bagi sejumlah pelanggan di wilayah Tamanbali hingga Bunutin, Bangli.

Debit Sumber Air PDAM Turun 50 Persen, Pelayanan di Beberapa Desa di Bangli Mulai Terganggu
KOMPAS.com
Ilustrasi air bersih 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Pasokan air PDAM Bangli ke pelanggan mulai mengalami gangguan.

Hal ini karena sejumlah sumber air di Kabupaten Bangli debitnya menyusut hingga 50 persen karena musim kemarau.

Dampak gangguan pasokan air dirasakan bagi sejumlah pelanggan di wilayah Tamanbali hingga Bunutin, Bangli.

Perbekel Desa Bunutin, Bangli, I Ketut Librata Jaya mengatakan, gangguan pelayanan air bersih dari PDAM dirasakan sejak dua hari lalu.

Ia tidak memungkiri PDAM pun telah melakukan sosialisasi pada masyarakat, ihwal kendala pasokan air ini.

Oleh PDAM, upaya antisipasi dilakukan dengan cara memasok air secara giliran.

“Kami digilir dari beberapa desa itu. Ada yang (giliran) siang, ada yang malam,” ujarnya, Minggu (27/10/2019).

Untuk wilayah Desa Bunutin khususnya di Dusun Bunutin, dan Dusun Guliang Kawan mendapat giliran air pada malam hari.

Kendati demikian, hingga kemarin, Librata mengaku pasokan air justru belum didapatkan oleh masyarakat sekitar.

“Dari semalam itu ditunggu-tunggu airnya tidak mengalir, bahkan sampai siang ini belum mengalir. Kami paham kondisinya bahwa ada penurunan debit air, karena kemarau panjang. Namun harapan kami, apabila memang distribusi air dilakukan bergiliran, lakukanlah sesuai jadwal,” harapnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved