Penataan Pasar Terkendala Hak Kepemilikan, Suwirta Sebut Ada Hak Milik Diatas Hak Milik

Penataan Pasar Terkendala Hak Kepemilikan, Suwirta Sebut Ada Hak Milik Diatas Hak Milik

Penataan Pasar Terkendala Hak Kepemilikan, Suwirta Sebut Ada Hak Milik Diatas Hak Milik
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Penataan Pasar Terkendala Hak Kepemilikan, Suwirta Sebut Ada Hak Milik Diatas Hak Milik 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Pemkab Klungkung berencana akan melakukan revitalisasi keseluruhan Blok di Pasar Semarapura. Hanya saja, hal tersebut masih terkendala polemik status kepemilikan kios  di Blok B hingga E. Pemkab menilai, selama ini ada "hak milik, diatas hak milik" di Pasar Semarpaura

Hari sudah beranjak sore, Senin (28/10) beberapa pekerja sudah beristirahat sejenak setelah melakukan pembenahan di Blok F Pasar Semarapura. Sudah berapa bulan ini, Pemkab Klungkung mulai melakukan renovasi ringan di Blok F Semarapura, dengan anggaran Rp. 528.790.475.

Setelah renovasi Pasar Blok A dan F rampung, Pemkab akan merenovasi Blok lainnya di Pasar Semarapura.  Hanya saja  rencana tersebut terkendala status kepemilikan kios  di Blok  B hingga E. Ada pedagang  yang mengklaim, kios di Blok B hingga E merupakan milik pribadi.

" Setelah merenovasi blok A dan F, ada rencana Pemkab menata Blok lainnya dari Blok B hingga E, " tegas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Klungkung I Wayan Ardiasa.

Hanya saja hal tersebut urung dilakukan, karena di Blok B hingga E, ada kios  yang diklaim menjadi hak milik dari pedagang. Padahal hal ini tidak mungkin, karena pasar umum Semarapura dibangun pemerintah. Sementara di Blok A dan F, semua kios dan los berstatus hak sewa dan hak pakai sehingga revitalisasi dilakukan tanpa polemik.

" Bagi Pemkab hal ini tidak mungkin. Mana ada kios  jadi milik orang lain, padahal pasar itu dibangun di aset Pemkab. Seharusnya hak sewa san hak pakai," jelas Wayan Ardiasa.

Wayan Ardiasa pun menjelaskan, Dari data yang ia pegang jumlah kios dan los di Blok B hingga E Semarapura terdapat 18 bangunan dengan 561 kios. Semua kios di Blok tersebut diklaim hak milik, kleh 348 warga.

" Jika dilihat dari data itu, kemungkinan satu orang pemilik memiliki 2 hingga 5 kios," tegasnya.

Sementara Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyebut, ada hak milik diatas hak milik terkait kios di beberapa Blok di Pasar Semarapura.

" Ini dulu jadi temuan BPK, saya menyebutnya ada hak milik diatas hak milik. Bagaimana ada masyarakat mengklaim meniliki kios, di bangunan dan lahan yang jadi milik pemkab. Ini pasti ada yang salah," ungkap Suwirta.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved