Berawal dari Hobi, Kumpulan Dokter di RSUP Sanglah Bentuk Sanglah Hospital Scooter Club

Klub vespa ini didirikan pada 17 Agustus 2019 dan diketuai oleh Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah, Dr. dr. I Ketut Sudartana, Sp.B (KBD).

Berawal dari Hobi, Kumpulan Dokter di RSUP Sanglah Bentuk Sanglah Hospital Scooter Club
Tribun Bali/M. Firdian Sani
Sanglah Hospital Scooter Club di halaman parkir khusus vespa Forensik RSUP Sanglah, Selasa (29/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, M. Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Beberapa kumpulan dokter di RSUP Sanglah sepakat membentuk klub Vespa dengan nama 'Sanglah Hospital Scooter Club'.

Klub vespa ini didirikan pada 17 Agustus 2019 dan diketuai oleh Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah, Dr. dr. I Ketut Sudartana, Sp.B (KBD).

"Awalnya itu 17 Agustus 2019, saat itu spontanitas, ayo yang punya Vespa bawa. Setelah itu ternyata merembet ada kegiatan-kegiatan berikutnya. Kemarin juga ada upacara agung ke Goa Lawah sekalian touring," ujar Dokter Sudartana.

"Kami berangkat dari hobi yang sama, yakni kecintaan kami terhadap Vespa, jadi kebetulan saya yang menjadi pelopor di sini buat ngebentuk klub Vespa ini," jelasnya.

Suami dan Putri Kandung Aniaya Ibunda, Putrinya Tikam Gunting Berkali-kali ke Punggung Ibunda

Lagu Cinta Luar Biasa Andmesh Kamaleng Versi NCT 127 Puncaki Trending YouTube

Sejauh ini, Sanglah Hospital Scooter Club baru beranggotakan 17 orang, dan ke depannya diprediksi akan terus bertambah.

"Tidak menutup kemungkinan anggota kami akan terus bertambah, dan kami masih ingin menambah anggota, tambah rame kan enak," kata dia.

Anggota klub vespa ini tidak hanya terdiri dari dokter saja, tetapi ada juga para karyawan yang ikut tergabung di dalamnya.

Untuk jenis vespanya sendiri, Dokter Dudut Rusyadi mengungkapkan vespa terdiri dari bermacam-macam tipe dan keluaran tahun yang berbeda.

"Iya macem-macem, ada Vespa seri terbaru, Vespa Sprint. Ada juga yang lama, kayak Vespa 125 (VNA2), Super, Sprint, dan PX," kata dia.

Status Tanggap Darurat Ijen Diperpanjang, Pastikan Sumber Api Padam lewat Water Bombing

77 Nasabah Dirugikan Rp 19 Miliar, Korban SGB Minta Uangnya Dikembalikan  

Dokter Sudartana mengatakan tujuan dari dibentuknya komunitas atau klub Vespa ini adalah untuk mengumpulkan penggemar Vespa.

"Intinya, kami ingin mengumpulkan teman-teman penghobi Vespa dengan tujuan menjalin silaturahmi, tidak memandang jabatan. Di komunitas tidak ada istilah direktur, di sini semua sama sebagai penghobi Vespa," ujarnya.

Hal serupa juga dilontarkan salah satu anggota Sanglah Hospital Scooter Club, Dokter Spesialis Gigi, Agung Wijaya, menyebutkan jika klub ini dibentuk untuk menambah lingkar pengalaman dari sesama pecinta Vespa.

Donald Trump Rilis Foto Seekor Anjing, Disebut-sebut yang Mengendus Keberadaan al-Baghdadi

"Jadi sebenarnya komunitas ini dibikin hanya sekadar mengumpulkan penghobi atau penggemar Vespa, sebagian Vespa tua, ada juga Vespa baru. Untuk berdiskusi, tukar pengalaman seputar Vespa karena satu kantor," paparnya.

Ia juga menuturkan bahwa Sabtu depan Sanglah Hospital Scooter Club akan mengadakan touring ke Bedugul. (*)

Penulis: M. Firdian Sani
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved