Tak Ada Anggaran Untuk Perbaikan, Rumah Dinas Pejabat di Tabanan Tak Terawat Bagai Rumah Hantu

Sebagian bangunan tersebut rusak parah. Atapnya yang jebol dan gentengnya yang rusak hingga layak disebut rumah hantu.

Tak Ada Anggaran Untuk Perbaikan, Rumah Dinas Pejabat di Tabanan Tak Terawat Bagai Rumah Hantu
Tribun Bali/Made Prasetia Aryawan
Salah satu rumah dinas di Perumahan Dinas Pejabat Tabanan di Banjar Wanasara Kelod, Desa Bongan, Tabanan, Senin (28/10/2019). Kondisi rumah pejabat ini sangat memprihatinkan dan sama sekali tak tersentuh perawatan. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Sebuah rumah minimalis di Banjar Wanasar Kelod, Desa Bongan, Tabanan dengan luas lahan sekitar 2 are tampak rusak berat, Senin (28/10/2019).

Tanaman menjalar juga tumbuh dan menyelimuti rumah hingga membuat kesan kumuh dan tak terawat karena sudah menjadi semak belukar.

Sebagian bangunan tersebut rusak parah. Atapnya yang jebol dan gentengnya yang rusak hingga layak disebut rumah hantu.

Rumah tersebut merupakan salah satu dari puluhan unit rumah dinas pejabat di Tabanan.

Berdasarkan data yang diperoleh, perumahan yang sudah diresmikan pada 26 Desember 2004 silam ini berjumlah 35 unit.

Saat ini sebagian difungsikan sebagai kantor dari Dinas Sosial dan tempat penyimpanan Arsip Daerah Tabanan.

Deretan rumah birokrat Tabanan yang bernilai Rp 9 Miliar lebih ini pun mangkrak sejak beberapa tahun yang lalu.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Tabanan, I Dewa Ayu Sri Budiarti hanya menjawab singkat ketika dimintai penjelasan terkait aset Pemda senilai Rp 9 Miliar yang mangkrak ini.

Ia hanya mengatakan akan diperbaiki secara bertahap.

“Itu akan diperbaiki secara bertahap, sekarang kan RAPBD 2020 masih berproses,” ujarnya, Senin (28/10/2019).

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved