Wanita Asal Rusia Ditangkap di Kerobokan, Polisi Temukan Barang ini di Celana Dalamnya

Wanita Asal Rusia Ditangkap di Kerobokan, Polisi Temukan Barang ini di Celana Dalamnya

Wanita Asal Rusia Ditangkap di Kerobokan, Polisi Temukan Barang ini di Celana Dalamnya
net
Ilustrasi. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Mariia Sablina (31) hanya bisa menunduk sembari mendengarkan penjelasan seorang alih bahasa terkait surat tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (29/10).

Perempuan kelahiran Ukraina berkebangsaan Rusia ini dituntut dua tahun dan enam bulan (2,5 tahun) penjara.

Mariia dituntut karena dinilai salah gunakan narkotik jenis kokain.

Terungkap, Sudikerta Jual Tanah Jelang Pilgub Bali, Gunawan Sebut Sudikerta Minta Dicarikan Uang

Kala ditangkap dan dilakukan penggeledahan, terdakwa menyimpan 1 paket klip berisi serbuk warna putih kokain dengan berat bersih 0,68 gram di celana dalam yang dikenakannya.

Terhadap tuntutan yang dibacakan Jaksa I Kadek Wahyudi Ardika, terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya akan mengajukan pembelaan (pledoi) secara tertulis.

Dengan diajukan pembelaan tertulis, oleh majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi, sidang akan dilanjutkan pada Senin (4/11) mendatang, mengagendakan pembacaan nota pembelaan dari pihak terdakwa.

Eks Finalis Putri Pariwisata PA dan YW Tak Digerebek di Kamar, Polisi Tau Keduanya Intim dari ini

Sementara Jaksa Kadek Wahyudi dalam surat tuntutan menyatakan, bahwa terdakwa Mariia telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyalahgunakan narkotik golongan I untuk diri sendiri.

Oleh karenanya Perbuatan terdakwa itu telah diatur dan diancam dalam Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotik.

Sebagaimana dakwaan alternatif kedua.

"Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Mariia Sablina dengan pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan," tegas Jaksa Kadek Wahyudi.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved