Kini Tersisa Hanya 3 KK, Petani Garam Tradisional di Pantai Belatung Klungkung Terancam Punah

Sebagian besar para pembuat garam tradisional ini beralih ke sektor lain seperti menjadi tukang, nelayan, dan sektor pariwisata.

Kini Tersisa Hanya 3 KK, Petani Garam Tradisional di Pantai Belatung Klungkung Terancam Punah
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Aktivitas petani garam di Banjar Belatung, Desa Pesinggahan, Klungkung, beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Banjar Belatung di Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung dikenal dengan aktivitas warganya yang masih membuat garam dengan cara tradisional.

Lokasinya yang berada di jalur utama ruas jalan Klungkung-Karangasem, membuat area ini mudah dijangkau dan kerap dikunjungi wisatawan.

Seorang petani garam tradisional di pesisir Pantai Belatung, Ni Wayan Suryasih (50) menjelaskan setiap hari selalu saja ada wisatawan yang mampir ke tempatnya untuk melihat secara langsung proses pembuatan garam secara tradisonal.

Lokasi pesisir Belatung yang tidak jauh dari objek wisata dan rest area Goa Lawah membuat wisatawan kerap mampir untuk melihat proses pembuatan garam secara tradisional.

"Hasil menjual garam tidak begitu bagus. Kalau ada wisatawan lumayan, wisatawan selain melihat cara membuat garam, juga membeli," ungkapnya.

Bahkan dengan sukarela, para petani garam di pesisir pantai Belatung mempraktekkan tahap demi tahap proses pembuatan garam.

Mulai dari mengangkut air dari laut, menyiram ladang penggaraman dengan air laut, hingga proses penguapan saat proses penjemuran.

"Kadang lelah juga karena saat siang bolong harus mengangkut air laut dengan alat tradisional untuk diperlihatkan ke wisatawan. Beruntung jika wisatawan mau membeli garam untuk souvenir atau sekedar foto juga tidak apa-apa. Paling penting bisa menunjukkan keramahan kami ke wisatawan," ungkapnya.

Produksi Garam Tradisional Kusamba Mati Suri; Kerjanya Berat, Harganya Murah

Melihat kondisi ini, Pemkab Klungkung sudah memiliki rencana untuk mengintegrasikan aktivitas pariwisata dengan kegiatan para pembuat garam tradisional di Pesisir Pantai Belatung.

Pantai Belatung akan ditata dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti jogging track, lapangan voli ball, rest area (tempat istirahat) dengan dilengkapi 6 bale bengong, termasuk penghijauan di areal pantai.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved