Kasus Pemalsuan SIM Terungkap di Jembrana, Begini Cerita Terdakwa saat di Pengadilan

Agus, tidak ditemani seorang pengacara. Dengan tampang cukup lesu, dan suara lirih ia duduk di kursi pesakitan.

Kasus Pemalsuan SIM Terungkap di Jembrana, Begini Cerita Terdakwa saat di Pengadilan
TRIBUN BALI/ I MADE ARDHIANGGA ISMAYANA
Terdakwa menuju ruang sidang candra PN Negara didampingi petugas kejaksaan, Kamis (31/10).

Kasus Pemalsuan SIM Terungkap di Jembrana, Begini Cerita Terdakwa saat di Pengadilan

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Agustinus Bulu Tanggela (30), meringkuk di penjara.

Pria asal Sumba Barat Daya, NTT ini terganjal kasus pemalsuan sim.

Ia diringkus oleh Satlantas Polres Jembrana saat digelar razia.

Dalam sidang yang digelar di PN Negara, Kamis (31/10/2019) kemarin sore, terdakwa hadir seorang diri.

Agus, tidak ditemani seorang pengacara. Dengan tampang cukup lesu, dan suara lirih ia duduk di kursi pesakitan.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Fakhrudin Said Ngaji. Dengan dua hakim anggota, Mohammad Hasanuddin Hefni dan Alfan Firdauzi Kurniawan.

Agustinus melanggar pasal 263 ayat 1, yakni memalsukan SIM dengan dakwaan enam tahun penjara.

Kasi Pidana Umum Kejari Negara, I Gede Gatot Hariawan mengatakan, terdakwa kedapatan memalsukan SIM. Dimana terdakwa memalsukan sebuah SIM B 1.

Terdakwa merupakan seorang sopir. Saat kejadian, Jumat (30/8/2019) lalu, terdakwa dihentikan di sekitaran lingkungan Satria, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana. Terdakwa mengendarai mobil box DK 8414 AM.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved