Berbagai Produk Fashion, Handicraft, Hingga Jewerly Tersedia di Oak Shop Swiss-Belhotel Rainforest

Fasilitas di Swiss-Belhotel Rainforest kini semakin lengkap dengan hadirnya Oak Shop yang bersebelahan dengan Oak Restaurant.

Berbagai Produk Fashion, Handicraft, Hingga Jewerly Tersedia di Oak Shop Swiss-Belhotel Rainforest
TRIBUN BALI/ZAENAL NU ARIFIN
GM Swiss-Belhotel Rainforest berfoto bersama lima owner brand yang ada di Oak Shop 

Berbagai Produk Fashion, Handicraft, Hingga Jewerly Tersedia di Oak Shop Swiss-Belhotel Rainforest

TRIBUN BALI.COM, BADUNG - Fasilitas di Swiss-Belhotel Rainforest kini semakin lengkap dengan hadirnya Oak Shop yang bersebelahan dengan Oak Restaurant.

Dibuka dan resmi beroperasi per Jumat (1/11/2019) hari ini Oak Shop menghadirkan berbagai kebutuhan tamu hotel maupun outside guest.

Seperti pakaian baik untuk pria dan wanita, tas, handicraft, kain tenun dan souvenir khas Swiss-Belhotel International.

“Oak Shop hadir menambah fasilitas yang ada di hotel ini. Dari fashion, handicraft, kain tenun dan produk lain tentunya. Kita bekerjasama dengan 5 brand yang tentu sudah banyak dikenal di Bali,” jelas General Manager Swiss-Belhotel Rainforest, Andreas Purwoadji Santiago Laleno.

Lima brand yang ada di Oak Shop yakni Jordan Malik, Ikku Jewellery, Amiga Bali, Munti Gunung Social Enterprise dan Serat Indonesia.

Jordan Malik merupakan brand clothing pria dengan bahan premium yang tentunya nyaman dipakai dan design variatif.

Ikku Jewellery adalah brand jewellery berbagai jenis mulai dari cincin, kalung dan gelang.

Amiga Bali adalah brand fashion lokal dari Bali yang produk-produknya sukses mendarat di berbagai negara dan disukai konsumen lokal dan asing.

Munti Gunung Social Enterprise perusahaan sosial yang memproduksi dan distribusi produk High Quality di area remote Muntigunung, Bali. Dengan produk mulai dari handicraft dan makanan.

Serat Indonesia adalah produk kain tenun khas nusantara, dimana sang pemilik Maya Puspita sangat menyukai kain tradisional. Karena kecintaannya itu dia membuat dan memproduksi sendiri kain tenun. (*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved