Rata-Rata Belum Bayar Pajak Selama 2 Tahun, Enam Reklame Perusahaan Handphone Disegel

"Ada enam yang kami segel. Kami beri waktu selama 15 hari. Jika tidak membayar pajak, maka kami bongkar," bebernya.

Rata-Rata Belum Bayar Pajak Selama 2 Tahun, Enam Reklame Perusahaan Handphone Disegel
Satpol PP Jembrana
Penyegelan oleh petugas Satpol PP Jembrana, Jumat (1/11/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Enam reklame dari perusahaan penyedia elektronika, khususnya mobile phone disegel.

Penyegelan dilakukan Satpol PP Jembrana, Jumat (1/11/2019). Enam reklame itu berada di beberapa daerah di Kecamatan Negara dan Mendoyo.

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Jembrana I Made Tarma mengaku, pihaknya sementara karena perusahaan itu menunggak pajak.

Tren Makeup 2020, Tonjolkan Satu Area Wajah yang Jadi Andalan

Tabrak Truk Angkut Nanas, Putu Raka Tewas dengan Kondisi Kepala Pecah

UMK Gianyar 2020 Dirancang Rp 2.627.000, Pemkab Sudah Serahkan Rancangan ke Pemprov

Sehingga, sebelum membayar pajak reklame tidak diizinkan dioperasikan. "Untuk rata-rata dua tahun belum bayar pajak," ucapnya.

Penyegelan reklame itu, sambungnya, dilakukan di Desa pergung, Desa Dangintukadaya, Kelurahan Lelateng, Kelurahan Banjar Tengah atau Gatot Subroto, Surya indah motor Dan Kongwan.

"Ada enam yang kami segel. Kami beri waktu selama 15 hari. Jika tidak membayar pajak, maka kami bongkar," bebernya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved