Ketika Suami Bahagia Selingkuhi Istri Seperti di Cerita Viral Layangan Putus, Apa Penyebabnya?

Meski sang suami berselingkuh, Mommi ASF harus tetap tegar untuk menghidupi keempat anaknya yang masih hidup seorang diri.

Ketika Suami Bahagia Selingkuhi Istri Seperti di Cerita Viral Layangan Putus, Apa Penyebabnya?
twitter/@notkylejenner - Facebook/Mutie Hanifah via tribunnewswiki.com
Kisah Layangan Putus 

TRIBUN-BALI.COM-  Cerita 'layangan putus' viral di sosial media dan merenggut banyak perhatian dari wanita.

Tribunnews.com belum bisa memverivikasi kebenarannya, postingan yang beredar pertama kali di Facebook pun sudah dihapus.

Layangan putus adalah kisah nyata dari Mommi ASF yang meninggalkan suaminya karena dipoligami.

Digambarkan oleh Mommi ASF, layangan putus menjadi analoginya untuk tidak bersikap seperti layangan putus yang kehilangan arah.

Sudah Tahu Cerita Viral Layangan Putus? Salahkah Kita Curhat di Media Sosial?

Meski sang suami berselingkuh, Mommi ASF harus tetap tegar untuk menghidupi keempat anaknya yang masih hidup seorang diri.

Sebenarnya apa motivasi seorang pria bahagia menyelingkuhi istri yang dicintainya?

Tribunnews.com menghubungi Adib Setiawan, S.Psi., M.Psi, seorang Psikolog Keluarga untuk menanyakan mengapa seorang pria berselingkuh.

Penyebab sesorang berselingkuh ada banyak faktor, menurut Adib satu di antara faktor yang paling banyak terjadi di Indonesia adalah karena faktor kebutuhan atau need.

"Orang-orang yang selingkuh itu kan ada keinginan untuk mendapatkan kebahagiaan lain, itukan bagian dari sifat manusia yang selalu mengejar kebutuhan yang menurut dia membuatnya bahagia," ujar Abid melalui sambungan telepon.

Menurut Adib manusia itu seringkali tidak menyadari perbuatan selingkuh berdampak buruk bagi dirinya, pasangannya bahkan sampai anaknya.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved