Penumpang Bus Malam Jurusan Denpasar-Surabaya Kecebur di Selat Bali, Hingga Kini Belum Ditemukan

Seorang penumpang bus malam jurusan Surabaya-Denpasar tercebur ke laut.

Penumpang Bus Malam Jurusan Denpasar-Surabaya Kecebur di Selat Bali, Hingga Kini Belum Ditemukan
Polsek Gilimanuk/Tribun Bali
Bus yang ditumpangi oleh korban dan sepupunya saat berada di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Senin (4/11/2019) malam hari. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Seorang penumpang bus malam jurusan Surabaya-Denpasar tercebur ke laut.

Atas kejadian tersebut, kemudian nahkoda mengintruksikan awak kapal untuk melakukan pencarian.

Pencarian dilakukan pada posisi lintang 08 derajat 09,069"S dan bujur 114 derajat 25,525"E.

Informasinya, setidaknya pihak kapal, melakukan olah gerak sebanyak lima kali mengelilingi posisi korban.

Akan tetapi korban tidak bisa ditemukan. Korban sendiri diketahui bernama Dominggus Tongorongo, 22 tahun, asal Sumba Barat, NTT.

Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk, AKP I Gusti Nyoman Sudarsana mengatakan, korban diketahui tercebur ke laut dari sepupunya, Daniel Denge Rode, 23 tahun.

Menurut sepupu korban, korban memiliki ciri-ciri rambut lurus panjang.

Kemudian, menggunakan jaket hitam bergaris merah.

Mengenakan celana jeans pendek warna biru dongker.

"Saat berlayar, korban memang sempat mengeluh pusing kepada saudaranya. Hingga saat ini belum ditemukan," ucapnya, Selasa (5/11/2019).

Sudarsana menuturkan, bahwa kejadian terjadi Senin (4/11/2019) sekira pukul 20.15 Wita.

Korban dan sepupunya naik bus Jawa Indah dari pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk.

Bus yang ditumpangi korban berlayar dengan KMP Gilimanuk I dengan nahkoda Mohamad Firdaus.

"Tapi posisinya (korban tercebur) masih berada di perairan Ketapang. Saat itu kapal baru bertolak dari pelabuhan Ketapang kurang lebih 10 menit," bebernya. (*) 

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved