Peserta BPJS Mandiri di Karangasem Ramai-ramai Pindah ke PBI

Peserta BPJS Mandiri yang mendaftar menjadi peserta BPJS PBI cukup banyak

Peserta BPJS Mandiri di Karangasem Ramai-ramai Pindah ke PBI
IStimewa
Ilustrasi BPJS Kesehatan 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Peserta BPJS Kesehatan Mandiri di Karangasem berbondong-bondong beralih menjadi peserta penerima bantuan iuran (PBI) pusat dan daerah.

Mereka mengaku kenaikan pembayaran untuk kepesertaan mandiri sangat memberatkan.

Pegawai Dinas Sosial Karangasem yang bertugas di Mall Pelayanan Publik (MPP) mengungkapkan, sehari sekitar 60 peserta BPJS Mandiri mendaftar peserta BPJS PBI.

Mereka datang membawa persyaratan seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan surat keterangan tidak mampu.

"Peserta BPJS Mandiri yang mendaftar menjadi peserta BPJS PBI cukup banyak. Dari awal November sampai sekarang ratusan yang sudah mendaftar ke Mall Payann Publik. Untuk data detailnya ada di Kantor Dinas Sosial," ungkap petugas yang enggan menyebut namanya ini, Senin (4/11/2019).

Kepala Dinas Sosial Karangasem, Ni Ketut Puspakumari mengungkapkan, banyak peserta beralih setelah berita kenaikan iuran BPJS Mandiri oleh Pemerintah Pusat.

Mereka beralih dengan alasan tak kuat membayar iuran BPJS Mandiri.

Sebab kenaikan iuran dari Kelas I, II, dan III mencapai 100 persen.

"Kami hanya melayani dan mengusulkan ke pemerintah. Disetujui atau tidak jadi wewenang pemerinth pusat. Untuk yang tak terakomodir pusat, kami di provinsi dan daerah siap memfasilitasi demi terealisasi universal health coverage (UHC)," ungkap Ni Ketut Puspakumari.

Ia mengatakan, banyaknya peserta BPJS Mandiri yang beralih ke BPJS PBI berdampak pada tingginya anggaran yang dibayar pemerintah daerah.

Halaman
123
Penulis: Saiful Rohim
Editor: I Putu Darmendra
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved