Mendikbud Nadiem Makarim Merasa Kaku dan Sedikit Gugup di Hadapan Komisi X DPR

Sebelum menjawab pertanyaan Syaiful, Nadiem mengaku, dirinya merasa sedikit gugup dan kaku di hadapan seluruh anggota Komisi X

Mendikbud Nadiem Makarim Merasa Kaku dan Sedikit Gugup di Hadapan Komisi X DPR
(KOMPAS.com/Ihsanuddin)
Nadiem Makarim datang ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). 

Mendikbud Nadiem Makarim Merasa Kaku dan Sedikit Gugup di Hadapan Komisi X DPR

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim pertama kali mengikuti rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Nadiem disambut baik Ketua Komisi X Syaiful Huda. Dia juga menanyakan alasan Nadiem menerima permintaan Presiden Jokowi untuk menjadi menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Sebelum menjawab pertanyaan Syaiful, Nadiem mengaku, dirinya merasa sedikit gugup dan kaku di hadapan seluruh anggota Komisi X, karena pertama kali menginjakkan kaki di Gedung DPR.

Namun, Nadiem mengatakan, selaku menteri yang mewakili generasi milenial, ia berharap kinerjanya tak mengecewakan generasinya.

"Maaf saya sedikit kaku, kaku karena ini pertama kali saya masuk ke gedung ini. Jadi mohon maaf kalau saya sedikit kaku, sedikit gugup tapi ya sebagai representasi milenial di pemerintahan kabinet Pak Jokowi semoga saya tidak mengecewakan generasi saya," kata Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X.

Tak Malu, Meggy Diaz Akui Masih Menunggu Tukul Arwana Nyatakan Cinta, Hanya Bisa Nunggu Sih

Tito Karnavian Tak Main-main, Ini Langkah Tegasnya Setelah Beredar Info Desa Fiktif

PSSI Ganti Simon McMenemy,  Dua Nama Penggantinya Mencuat

Nadiem menceritakan, sebelum dipilih menjadi menteri, ia sering bertemu Jokowi dan memberikan masukan terkait perubahan teknologi maupun strategi pemerintah dalam menghadapi perkembangan revolusi industri 4.0.

Nadiem mengatakan, pembicaraan tersebut disadari Jokowi tidak sepenuhnya menyangkut teknologi, tetapi tentang Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

"Berdasarkan diskusi itu, maka mungkin presiden memilih saya karena passionnya di SDM, passionnya adalah bagaimana kita bisa membuka setiap potensi pemuda-pemudi di Indonesia. Maka dari itulah pak presiden berpikirnya passion Nadiem disitu, yaitu SDM," ujarnya.

Selanjutnya, Nadiem merasa, Jokowi memilih dirinya sebagai menteri agar dapat memberikan inovasi atau lompatan dalam bidang pendidikan.

Oleh karena itu, ia menerima amanat dari presiden sebagai tantangan baru.

"Karena itulah saya menerima tantangan ini. Dan secara pribadi saya suka hal-hal rumit dan sulit, banyak orang bilang wah enggak mungkin dilakukan, diperbaiki. Saya paling senang dengar itu, sebelum membangun perusahaan saya, saya juga dibilang gitu, ini apa, enggak mungkin, tapi itu jadi energi buat saya," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Nadiem Gugup di Hadapan Komisi X: Semoga Saya Tak Kecewakan Milenial

Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved