Demer Pegang Komitmen Bamsoet Tak Maju Caketum Golkar
Golkar Bali tetap solid mendukung Airlangga Hartarto kembali memimpin DPP Golkar.
Penulis: Ragil Armando | Editor: Bambang Wiyono
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - DPP Golkar memutuskan akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) pada 4-6 Desember 2019 di Jakarta.
Keputusan itu dihasilkan rapat pleno DPP Golkar, Selasa (5/11/2019) malam.
Pemilihan tempat Munas di Jakarta ini mengagetkan. Karena sebelumnya, Bali sempat disebut-sebut sebagai tempat pelaksanaan Munas.
Namun Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Bali, Gde Sumarjaya Linggih alias Demer mengatakan, pemilihan tempat di Jakarta semata-mata untuk mempermudah proses akomodasi para peserta.
"Ya itu hanya untuk kemudahan saja, penerbangan dan sebagainya," katanya, Rabu (6/11/2019).
Demer yang juga menjabat Plt Ketua Golkar Bali ini menampik adanya faktor lain dalam penentuan Jakarta sebagai lokasi Munas.
"Nggak ada faktor-faktor lain," tegasnya.
Terkait persiapan Golkar Bali menyongsong Munas, Demer menegaskan, sikap jajarannya untuk mendukung kembali Airlangga Hartarto sebagai Ketum sudah bulat.
“Di Bali kan sudah sempat mengeluarkan dukungan kepada Pak Airlangga, jadi kami belum melakukan perubahan," tegasnya.
Bahkan, ia menyebutkan bahwa untuk menggeser arah dukungan perlu melalui rapat pleno Golkar Bali.
Namun pleno tersebut tidak akan dilakukan, sebagai bagian dari sikap konsisten mendukung Airlangga.
"Kalau ada perubahan tentu ada pleno, berarti kan dukungan masih tetap ke Airlangga," ungkap dia.
Dia juga mengatakan bahwa Golkar Bali menghormati adanya beberapa nama yang disebut-sebut akan melawan Airlangga.
Menurutnya, itu merupakan bagian dari demokrasi di tubuh Golkar.
Seperti diketahui, selain incumbent Airlangga, ada beberapa nama yang disebut-sebut akan maju berebut kursi Ketum Golkar.
Mereka di antaranya, Bambang Soesatyo alias Bamsoet, Indra Bambang Utoyo, dan Ridwan Hisjam.
"Walaupun ada calon-calon lain, silakan saja. Itu kan nanti sesuai AD/ART, keputusan Rapimnas," paparnya.
Terkait kabar Bamsoet yang akan maju menantang Airlangga, Demer mengaku belum mengetahui secara pasti kabar tersebut.
Pasalnya, ia melihat di televisi komitmen Bamsoet untuk mendukung Airlangga di Munas.
"Ya dia di televisi sempat menyampaikan bahwa dia akan mendukung Pak Airlangga dan sebagainya, dan saya belum mendengar langsung dari beliau (akan maju)," paparnya.
Justru, Demer mengaku mendengar kabar majunya Ketua MPR RI itu dari para loyalis Bamsoet seperti Nusron Wahid dan Darul Siska.
"Justru sampingannya yang bicara, Pak Bamsoet sendiri belum saya dengar," terangnya.
Ia pun menyebutkan bahwa Golkar Bali masih memegang komitmen Bamsoet yang mendukung Airlangga.
Pasalnya, dirinya belum mendengar secara langsung dari Bamsoet bahwa politikus senior Golkar tersebut akan maju menantang Airlangga.
"Yang kita percaya kan pernyataan dia di televisi itu. Ya kita masih percaya dia, pegang gentleman agreement itu, karena kan belum dari dia langsung omongannya keluar," imbuhnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/demer.jpg)