Kurir Sabu Seberat 209,67 Gram Jalani Sidang Dakwaan, Gede Agus Enggan Ajukan Eksepsi

Dari tangan Gede Agus berhasil diamankan barang bukti berupa 2 paket plastik klip berisi sabu dengan berat total 209,67 gram

Kurir Sabu Seberat 209,67 Gram Jalani Sidang Dakwaan, Gede Agus Enggan Ajukan Eksepsi
Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi narkoba jenis sabu-sabu. Kurir Sabu Seberat 209,67 Gram Jalani Sidang Dakwaan, Gede Agus Enggan Ajukan Eksepsi 

Kurir Sabu Seberat 209,67 Gram Jalani Sidang Dakwaan, Gede Agus Enggan Ajukan Eksepsi

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gede Agus Suryadi alias Agus (27) menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, kemarin.

Ia menjalani sidang dakwaan terkait dugaan keterlibatannya sebagai kurir sabu-sabu.

Saat ditangkap oleh petugas kepolisian dari Direktorat Narkoba Polda Bali, 13 September 2019 lalu, dari tangan Gede Agus berhasil diamankan barang bukti berupa 2 paket plastik klip berisi sabu dengan berat total 209,67 gram.

Terhadap perbuatannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) memasang dua dakwaan.

Menanggapi dakwaan jaksa, terdakwa asal Singaraja itu didampingi penasehat hukum dari Pos Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar enggan mengajukan keberatan atau eksepsi.

Dengan tidak diajukannya eksepsi, sidang akan dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda pemeriksaan keterangan para saksi.

Sementara Jaksa Eddy Arta Wijaya dalam surat dakwaan menyatakan, terdakwa diadili karena telah tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli atau menerima narkotik golongan I bukan tanaman jenis sabu-sabu seberat 203,67 gram netto.

Pendaftaran Terakhir Besok! Yuk Ikut Lomba Band Discovery & Rebut Hadiah Puluhan Juta, Ini Caranya

Spaso Alami Cedera, Begini Kondisi Irfan Bachdim Jelang Kotra Persipura

"Perbuatan terdakwa itu ini dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik," terang Jaksa Eddy di hadapan majelis hakim pimpinan Kony Hartanto.

Pula dibeberkannya, tertangkapnya terdakwa Gede Agus berawal dari laporan masyarakat bahwa di Jalan Sedap Malam, Denpasar sering terjadi transaksi dan penyalahgunaan narkoba.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved