NASA Sengaja Simpan Sampel Batu dari Bulan Selama 47 Tahun, Ternyata Karena Alasan Ini

Untuk kali pertama, para ilmuwan NASA akhirnya membuka sampel materi Bulan yang dikumpulkan dari misi Apollo sekitar 40 tahun lalu

NASA Sengaja Simpan Sampel Batu dari Bulan Selama 47 Tahun, Ternyata Karena Alasan Ini
Dave Edey and Romy Hanna/UTCT, UT Austin/NASA via Kompas.com
Regolith atau lapisan atas batu dan tanah Bulan yang diambil astronot pada misi Apollo 1972. NASA Sengaja Simpan Sampel Batu dari Bulan Selama 47 Tahun, Ternyata Karena Alasan Ini 

NASA Sengaja Simpan Sampel Batu dari Bulan Selama 47 Tahun, Ternyata Karena Alasan Ini

TRIBUN-BALI.COM - NASA Sengaja Simpan Sampel Batu dari Bulan Selama 47 Tahun, Ternyata Karena Alasan Ini

Untuk kali pertama, para ilmuwan NASA akhirnya membuka sampel materi Bulan yang dikumpulkan dari misi Apollo sekitar 40 tahun lalu.

Sampel berupa regolith atau lapisan atas batu dan tanah Bulan ini dapat memberikan wawasan baru mengenai benda langit terdekat dengan Bumi ini.

Sampel yang disebut sampel 73002 ini dibuka pada Selasa (5/11/2019).

Sampel dikumpulkan oleh astronot Apollo 17, Gene Cernan dan Jack Schmitt pada Desember 1972.

Sampel itu kemudian mereka simpan dalam tabung berukuran 4 sentimeter yang diisi dengan nitrogen kering ultra-murni untuk menghindari kontaminasi dari udara terbuka.

NASA sengaja menyimpan sampel tersebut begitu lama dan memilih untuk mengalisisnya sekarang dengan alasan teknologi.

Wagub Cok Ace Ajak Dharmopadesa Bersatu Membangun Bali

Ricky dan Bachdim Gabung Timnas Senior, Teco Akui Kehilangan Banyak Pemain Lawan Persipura

Para ilmuwan saat ini tentu memiliki akses, alat serta teknik yang tak tersedia pada tahun 1970-an.

"Menjadi orang yang membuka sampel yang belum pernah dibuka sejak diambil dari Bulan merupakan suatu kehormatan dan tanggung jawab yang berat," tutur Charis Krysher, salah satu ilmuwan yang membuka sampel 73002.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved