23 Calon Perbekel Terpilih di Denpasar Resmi Dilantik, Diharapkan Mampu Tekan Angka Kemiskinan

Terpilihnya perbekel ini merupakan bentuk kepercayaan masyarakat desa dan amanat Pemda dalam membangun desa menjadi lebih baik dan sejahtera.

23 Calon Perbekel Terpilih di Denpasar Resmi Dilantik, Diharapkan Mampu Tekan Angka Kemiskinan
TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Pelantikan Perbekel di Denpasar, Senin (11/11/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bertempat di Wantilan IPA Ayung III Belusung PDAM Kota Denpasar, Jalan Antasura Nomor 51 Denpasar digelar pelantikan calon perbekel terpilih di Kota Denpasar.

Sebanyak 23 calon perbekel terpilih periode 2019 - 2025 dari 23 desa resmi dilantik.

Kepala DPMD Kota Denpasar, IB Alit Wiradana mengatakan masa bhakti perbekel berakhir tanggal 11 November 2019 sehingga pelantikan perbekel yang baru pun dilaksanakan hari ini.

Ia mengatakan 23 orang calon perbekel terpilih ini telah resmi ditetapkan pada rapat pleno di tingkat desa, dimana hasil penetapan tersebut telah diserahkan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa pada Rabu (30/10/2019) lalu.

12 Cara Dan Alur Pendaftaran CPNS 2019 Melalui Laman sscasn.bkn.go.id, Ikuti Tahap Ini

Pendaftaran CPNS 2019 Dibuka Hari Ini, Ini Link 28 Instansi yang Sudah Umumkan Syarat dan Formasi

Adapun 23 calon perbekel terpilih yang dilantik yakni Kecamatan Denpasar Timur, perbekel petahana Desa Penatih Dangin Puri, I Wayan Kamar terpilih kembali setelah mengantongi 1.591 suara, perbekel petahana Desa Kesiman Petilan, I Wayan Mariana, kembali memimpin dengan 2.790 suara, perbekel pendatang baru Desa Sumerta Kaja, I Gusti Ngurah Mayun dengan 1.512 suara, perbekel petahana Desa Sumerta Kauh, I Wayan Sentana dengan suara 1.684, dan perbekel petahana Desa Sumerta Kelod, I Gusti Ketut Anom Suardana dengan 2.988 suara.

Untuk Kecamatan Denpasar Utara, perbekel pendatang baru Desa Peguyangan Kangin, I Wayan Susila, dengan meraih 2.978 suara, perbekel baru Desa Ubung Kaja, I Wayan Astika dengan 3.604 suara, perbekel petahana Desa Pemecutan Kaja, AA Ngurah Arwatha dengan 6.966 suara, perbekel pendatang baru Desa Dauh Puri Kaja, I Gusti Ketut Sucipta dengan 3.727 suara.

Perbekel petahana Desa Dangin Puri Kaja, AA Ngurah Gede Cahyadi dengan 3.355 suara, perbekel pendatang baru Desa Dangin Puri Kauh, IB Gede Gana Putra Karang dengan 2.045 suara, dan perbekel pendatang baru Desa Dangin Puri Kangin, I Wayan Sulatra dengan 1.605 suara.

Di Kecamatan Denpasar Barat, yakni perbekel petahana Desa Padangsambian Kaja, I Made Gede Wijaya dengan perolehan 2.541 suara, perbekel petahana Desa Padangsambian Klod, I Gede Wijaya Saputra memperoleh 7.031 suara, perbekel petahana Desa Pemecutan Kelod, I Wayan Tantra memperoleh suara 5.185, perbekel petahana Desa Dauh Puri Kauh, I Gusti Made Suandhi dengan 3.211 suara.

Persipura Jayapura vs Bali United, Lilipaly: Kita Bermain untuk Juara

Partai Gelora Lahir dari Konflik PKS, Mudjiono Ditunjuk Pimpin Gelora Bali

Perbekel baru Desa Dauh Puri Kelod, Nengah Suartha dengan 1.495 suara, perbekel baru Desa Dauh Puri Kangin, Ni Ketut Anggreni Wati dengan perolehan suara1.066 suara, dan perbekel pendatang baru Desa Tegal Harum, Komang Adi Widiantara dengan 3.097 suara.

Sementara di Kecamatan Denpasar Selatan, calon perbekel yang terpilih dari hasil pilkel, yakni perbekel baru Desa Sidakarya, I Wayan Rena dengan perolehan 2.096 suara, perbekel petahana Desa Sanur Kaja, I Made Sudana dengan 2.055 suara, perbekel petahana Desa Sanur kauh, I Made Ada dengan 3.739 suara, dan perbekel baru Desa Pemogan, I Made Suwirya sebanyak 5.260 suara.

"Perbekel yang dilantik ini akan bertugas mulai hari ini hingga 11 November 2025 mendatang," katanya.

Sementara itu, Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan terpilihnya perbekel ini merupakan bentuk kepercayaan masyarakat desa dan amanat Pemda dalam membangun desa menjadi lebih baik dan sejahtera.

Ia meminta para perbekel, utamanya perbekel baru dapat menyesuaikan diri dengan tugas-tugas yang harus dilaksanakan.

"Jangan sampai tidak mengetahui proses pemerintahan desa. Memahami dan melaksanakan perundang-undangan terkait desa. Optimalkan lembaga dan memahami adat kebiasaan serta karakteristik desa masing-masing," kata Rai Mantra.

6 Bulan Pasang Kamera Mini di Toilet Wanita, Aksi Bejat Mahasiswa Ini Terbongkar

Pendaftaran CPNS Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Alur Pendaftarannya

Perbekel juga diharapkan mampu memberikan solusi masalah di masyarakat.

"Mampu menekan angka kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran, tekan kekumuhan, anak-anak putus sekolah dan mengendalikan kependudukan di wilayah setempat," katanya.

Perbekel juga diminta untuk tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma sosial, agama, dan hukum.

"Ini bukan kemenangan pribadi, tapi kemenangan komponen masyarakat desa. Sehingga berikan pelayanan sama pada semua masyarakat desa," katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved