8 Kota di Bali Alami Hujan Ringan Saat Dini Hari, Hanya Singaraja yang Diprediksi Cerah Berawan

Kedelapan kota itu diantaranya Almapura, Bangli, Denpasar, Gianyar, Mengwi, Negara, Semarapura dan Tabanan yang mengalami hujan ringan saat dini hari.

8 Kota di Bali Alami Hujan Ringan Saat Dini Hari, Hanya Singaraja yang Diprediksi Cerah Berawan
Tribun Bali/I Putu Supartika
Ilustrasi hujan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak delapan kota di Bali diprediksi mengalami hujan ringan hari ini, Senin (11/11/2019).

Kedelapan kota itu diantaranya Almapura, Bangli, Denpasar, Gianyar, Mengwi, Negara, Semarapura dan Tabanan yang mengalami hujan ringan saat dini hari.

Hal ini berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang Tribun Bali akses melalui situs resminya di bmkg.go.id pukul 07.04 Wita.

Selain terjadi pada dini hari, Kota Bangli juga mengalami hujan ringan saat siang hari.

Sementara pada malam harinya, kota tersebut berada dalam kondisi yang cerah berawan.

Rumah Terbakar Saat Krama Melasti, Ketut Surita Derita Kerugian Hingga Rp 375 Juta

Air Sungai dan Sumur Tadah Hujan Mulai Mengering, Warga Jembrana Kian Kesulitan Air Bersih

Hari Ini Rincian Formasi CPNS di Denpasar Diumumkan, Dapat Anda Akses Via Dua Website Ini

Di tengah delapan kota di Bali yang mengalami hujan ringan, Kota Singaraja menjadi satu-satunya yang berada dalam kondisi cerah berawan saat dini hari.

Bahkan kondisi cerah berawan itu juga terjadi pada malam hari, sementara saat siang hari hanya dalam kondisi yang berawan.

Kota Amlapura, Denpasar, Gianyar, Semarapura dan Tabanan saat siang mengalami juga mengalami cerah berawan dan berawan ketika malam hari.

Kemudian Kota Mengwi dan Negara mengalami kondisi yang berawan ketika siang dan malam hari.

Disamping memberikan informasi cuaca, BMKG juga memberikan peringatan dini ke masyarakat.

Peringatan dini itu berupa adanya potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai 2 meter di beberapa perairan Bali.

Beberapa perairan tersebut yang berpotensi terjadi gelombang tinggi seperti Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian Selatan, dan Samudera Hindia Selatan Bali.

"Waspadai potensi tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2.0 meter di sekitar Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian Selatan, dan Samudera Hindia Selatan Bali," tulisnya. (*)

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved