Security La Favela yang Dipukul Bule New Zealand Berdamai, Begini Penjelasan Polisi

Gelar perkara kasusnya karena korban dengan terlapor telah damai dilakukan di Polsek Kuta, kemarin malam.

Security La Favela yang Dipukul Bule New Zealand Berdamai, Begini Penjelasan Polisi
Istimewa/Austrindo Law Office & Kurator
WNA asal New Zealand David Tuiono Fifita (19) yang memukul sekuriti La Favela, Dani Irawan (33) telah berdamai di Polsek Kuta, Badung, Bali, Minggu (10/11/2019). 

Security La Favela yang Dipukul Bule New Zealand Berdamai, Begini Penjelasan Polisi

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - WNA asal New Zealand David Tuiono Fifita (19) yang memukul Security La Favela, Dani Irawan (33) telah resmi bebas dari tuntutan pelapor sekaligus korban.

"Intinya sudah bebas ya dan tidak diproses peradilan lagi karena sudah melalui restorative justice. Korban juga sudah tidak mempermasalahkan," ungkap Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu I Putu Ika Prabawa seizin Kapolsek Kuta, Badung, Bali, Senin (11/11/2019).

Iptu Putu Ika menuturkan, gelar perkara kasusnya karena korban dengan terlapor telah damai dilakukan di Polsek Kuta, kemarin malam.

“Hasil gelar perkara kemarin itu jadi penanganan penyelesaian perkara dengan pendekatan restorative justice dapat dilaksanakan dengan tepenuhinya syarat materil dan formilnya,” jelasnya.

Kuasa Hukum David Fifita, M Rivan mengatakan, surat permohonan pembatalan sudah diterima polisi.

Kasus ini resmi ditutup dan David Fifita dibebaskan dari tuduhan penganiayaan.

"Ini statemen dari Kapolsek Kuta, (permohonan) pembebasan David Fifita diterima dan dibebaskan dari segala tuduhan dan bebas dari catatan kejahatan di Polsek Kuta. Dengan ini kami menutup kasus ini dan dia diizinkan pulang ke rumahnya dan tidak ada catatan kejahatan di Polsek Kuta," papar Rivan.

Ia juga memastikan dan menegaskan pembebasan David Fifita telah sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Pencabutan laporan ini disebut murni karena permintaan maaf David Fifita sudah diterima korban.

"Tidak ada uang, seperti pernyataan kami sebelumnya, tidak ada kompensasi. Kami hanya meminta maaf dan pihak korban menerima permintaan maaf dari David dan klubnya. Dia lalu setuju untuk mencabut laporan polisi," imbuhnya.

Pertemuan antara Dani dan David lalu bersalaman dan menandatangani surat pencabutan laporan dengan terlapor David, kata Iptu Putu Ika, terjadi, Minggu (10/11/2019). (*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved