4 Ton Daging Celeng Ilegal Kembali Masuk Bali, Begini Kata Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan

daging celeng selundupan tanpa dokumen sebanyak 4 ton berhasil digagalkan kepolisian di Tabanan, Bali.

4 Ton Daging Celeng Ilegal Kembali Masuk Bali, Begini Kata Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
Balai Karantina Gilimanu
Daging celeng dari Palembang, Sumatera Selatan, hasil sitaan Balai Karantina Gilimanuk beberapa hari lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Daging babi hutan ( daging celeng) ilegal kembali dipasok masuk ke Bali.

Informasi yang dihimpun Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dinkeswan) Bali pada Minggu (10/11/2019) kemarin, daging celeng selundupan tanpa dokumen sebanyak 4 ton berhasil digagalkan kepolisian di Tabanan, Bali.

Parahnya, daging celeng ilegal tersebut diduga terkontaminasi virus African Swine Fever (ASF) sebagaimana virus ini berhasil berkembang di Medan, Sumatera Utara.

Menanggapi hal itu, Kabid Kesehatan Hewan Dinkeswan Made Sukerni membantah bahwa daging tersebut telah terkontaminasi virus ASF.

Daging celeng sebanyak 4 ton tersebut, kata dia dipasok dari Palembang, Sumatera Selatan.

Nah, Palembang merupakan daerah yang tidak terkontaminasi virus ASF.

Empat Pemain Penting Bali United Terbang ke Surabaya Siang ini, Siap Hadapi PSIS Semarang

Sering Terpapar Asap Rokok, Ini 9 Cara Bersihkan Paru-paru untuk Perokok Aktif maupun Pasif

Selama ini, daerah yang terkontaminasi virus ASF di Indonesia hanya di Medan, Sumut saja.

“Jadi, belum bisa dipastikan apakah daging celeng ini terkontaminasi apa enggak. Dua daerah itu kan jauh jaraknya,'' bantahnya saat dikonfirmasi Tribun Bali, Selasa (12/11/2019).

Kendati demikian, tidak ada bukti pendukung yang bisa menunjukkan pernyataannya karena memang pihak Dinkeswan belum melakukan uji medis terhadap daging selundupan tersebut.

''Kita belum bisa lakukan uji medis karena masih dalam penyidikan kepolisian,'' jelasnya

Halaman
12
Penulis: eurazmy
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved