Bandara Ngurah Rai Gelar Puncak Upacara Tawur Balik Sumpah, Ini Tujuannya Secara Tri Hita Karana

Upacara Tawur Balik Sumpah merupakan upacara dengan tingkatan utama yang wajib dilaksanakan 35 tahun sekali.

Bandara Ngurah Rai Gelar Puncak Upacara Tawur Balik Sumpah, Ini Tujuannya Secara Tri Hita Karana
istimewa
Bandara Ngurah Rai Gelar Upacara Tawur Balik Sumpah 

Bandara Ngurah Rai Gelar Puncak Upacara Tawur Balik Sumpah, Ini Tujuannya Secara Tri Hita Karana

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Keseimbangan merupakan salah satu hal yang paling utama dalam kehidupan.

Dalam filosofi yang dianut oleh masyarakat Bali, dikenal falsafah Tri Hita Karana.

Falsafah tersebut dimaknai sebagai “Tiga Penyebab Terciptanya Kebahagian”, di mana dalam ajaran tersebut menekankan adanya tiga macam hubungan.

Tiga hubungan tersebut adalah hubungan sesama manusia, hubungan manusia dengan alam, serta hubungan manusia dengan Tuhan pencipta alam semesta.

Tiga hubungan tersebut berjalan selaras, dengan menciptakan suatu harmoni.

Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, yang berdiri di tanah Bali dengan segala keluhuran budayanya, selalu menjunjung tinggi nilai-nilai filosofis leluhur yang diwujudkan melalui berbagai medium.

Dengan tujuan untuk mengharmoniskan kembali tata ruang Tri Hita Karana, serta untuk menetralisir unsur negatif (butha kala) menjadi unsur positif, manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menggelar rangkaian upacara Tawur Balik Sumpah.

Rangkaian upacara telah berlangsung dari 25 Oktober, serta akan paripurna pada 16 November.

Selasa (12/11/2019) bertempat di Pura Jagat Tirtha, digelar puncak karya rangkaian upacara Tawur Balik Sumpah, Pedudusan Agung Menawa Ratna Lan Caru Wrheraspati Kalpa Utama, Rsi Gana Ageng, Pujawali Utama Pura Jagat Tirtha.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved