Ini Pesan KH Agus Sunyoto Tentang Penting Toleransi Saat Ceramah di Masjid Soka Denpasar

Sekarang konteks perubahan di dunia melenial ini dengan teknologi informasi dan macam-macamnya sudah banyak menyimpang.

Ini Pesan KH Agus Sunyoto Tentang Penting Toleransi Saat Ceramah di Masjid Soka Denpasar
tribun bali/kambali
KH Agus Sunyoto saat memberikan ceramah di Masjid Al Hikmah di Jalan Soka, Denpasar Timur, Bali, Sabtu (09/11/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PBNU yang juga penulis buku fenomenal "Atlas Wali Songo" Kiai Haji NG Agus Sunyoto berpesan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw., sebagai upaya mengingat kembali ajaran-ajaran dan keteladanan Nabi Muhammad.

Peringati Maulid Nabi SAW, Wabup Kembang Ajak Teladani Spirit Nabi Muhammad Dalam Menjaga Perdamaian

Pertama memang kita menyakini ada barakah dalam setiap kali kita memperingati Maulid Nabi. Kedua, kita pasti akan merekonstruksi kembali bagaimana ajaran, keteladanan Rasulullah yang beliau wariskan dan itu harus diikuti,” tutur KH Agus Sunyoto saat memberikan ceramah di Masjid Al Hikmah di Jalan Soka, Denpasar Timur, Bali, Sabtu (09/11/2019).

DMI Karangasem Gelar Pembinaan Takmir Masjid Se Karangasem

KH Sunyoto juga menerangkan, mengapa umat Muslim harus mengingat segala pelajaran dan teladan Nabi. Karena, saat ini banyak nilai yang sudah menyimpang dari ajaran Rasulullah karena candu teknologi dan informasi.

“Sekarang konteks perubahan di dunia melenial ini dengan teknologi informasi dan macam-macamnya sudah banyak menyimpang. Menyimpang karena pengaruh teknologi informasi,” ungkap penulis buku "Suluk Abdul Jalil" ini.

Warga Kecicang Islam Gelar Shafaran di Makam Balok Sakti

“Rasulullah mengajarkan di mana manusia paling baik adalah paling banyak ingatanya kepada Allah. Sekarang orang itu tidak ingat Allah tapi ingat gadget,” kata dia.

“Kita harus kembali lagi, bahwa yang dicontohkan Rasulullah itu adalah tentang ingatan manusia kepada Allah swt,” ujar KH Sunyoto.

KH Sunyoto juga mengingatkan agar tetap mengikuti keteladanan Nabi Muhammad. Terutama mengenai pentingnya toleransi dan persaudaraan antarumat beragama.

PWNU Bali Gelar Tahlil Akbar Tujuh Hari Kepergian Kiai Haji Mbah Moen

KH Sunyoto juga mengatakan, melihat orang Islam di Bali menyesuaikan seperti apa yang berkembang di Jawa dulu, tetap melestarikan tradisi yang berkembang di sekitarnya, seperti para Wali itu.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al Hikmah, Haji Muhammad Suwarno (57), menyampaikan, untuk tahun ini peringatan Maulid Nabi, pihaknya sengaja mendatangkan KH Agus Sunyoto.

Cegah Penyebaran Radikalisme di Kalangan Santri, PW PERGUNU Bali Gelar Dialog Kebangsaan

“KH. Agus Sunyoto, ahli sejarah Islam Indonesia. Kita undang agar menceritakan kepada adik-adik di bawah generasi saya agar dia tahu seperti apa Islam masuk di Indonesia dan seperti apa mestinya Islam di Indonesia,” kata Haji Suwarno.

“Di sini ada Islam Nusantara, jadi sebenarnya tidak ada yang kaku, yang ada kebersamaan dan mengangkat ke arifan lokal,” ucap Suwarno. (*)

Penulis: Kambali
Editor: Kambali
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved