Pertumbuhan Transaksi SGB Bali Tahun 2019 Melesat di Atas 2000 Persen Dibandingkan Tahun Lalu

Total nasabah baru,tercatat sebanyak 298 nasabah yang telah bergabung di SGB Bali atau mengalami pertumbuhan 577,27 persen dari kuartal III tahun lalu

Pertumbuhan Transaksi SGB Bali Tahun 2019 Melesat di Atas 2000 Persen Dibandingkan Tahun Lalu
Dok. SGB dok
Suasana saat PT SGB memberikan donasi kepada para veteran. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Baru genap setahun berdiri, PT Solid Gold Berjangka cabang Bali membukukan kinerja positif dengan pertumbuhan total volume transaksi melesat 2.166,68 persen atau 72.851 lot pada kuartal III tahun 2019 dibandingkan tahun lalu di posisi yang sama sebesar 3.214 lot.

Pencapaian tersebut didorong pertumbuhan volume transaksi bilateral (SPA/Sistim Perdagangan Alternatif) sebesar 1.937,30 persen, menjadi 64.175 lot, sementara hasil volume transaksi multilateral (komoditi) melonjak naik 13.456,25 persen menjadi 8.676  lot.

Sementara dari total nasabah baru, tercatat sebanyak 298 nasabah yang telah bergabung di SGB Bali atau mengalami pertumbuhan 577,27 persen dari kuartal III tahun lalu sebanyak 44 nasabah baru. 

“Hasil perolehan ini terbilang cukup memuaskan mengingat SGB Bali baru berdiri setahun lalu. Selain itu reputasi PT Solid Gold Berjangka yang terpercaya dan dikenal lama berkiprah di industri perdagangan berjangka komoditi turut menguatkan kepercayaan nasabah untuk berinvestasi di SGB Bali," terang Zaidan Farhan, Pimpinan Cabang SGB Bali, dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Rabu (13/11/2019).

Stefano Lilipaly Cedera dan Harus Dirawat Intensif, Begini Kata Teco

Stefano Lilipaly Dirawat di RS, Cedera Telinga dan Alat Vital Setelah Laga Kontra Persipura

Ia berujar saat ini edukasi menjadi tantangan yang utama agar masyarakat bisa lebih memahami investasi di perdagangan  berjangka.

Banyak calon nasabah yang beranggapan bahwa investasi ini sama dengan menabung.

Padahal, produk investasi tidak pernah menjanjikan bunga tetap.

"Apapun jenis investasi yang anda lakukan, maka Anda akan mendapatkan potensi keuntungan," katanya. 

Jenis investasi di perdagangan berjangka komoditi termasuk high risk, high return.

Sama seperti instrumen di pasar modal, produk di pasar perdagangan berjangka juga tidak lepas dari risiko tinggi. Namun demikian, nasabah tidak perlu khawatir, dengan manajemen risiko yang baik, maka besar kerugian bisa diminimalisir.

Halaman
12
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Meika Pestaria Tumanggor
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved