Breaking News:

3 Pelaku Penggelapan Mobil di Kuta Akui Sudah Lakukan Aksinya di 6 Lokasi Berbeda

“Dari pengakuan pelaku saat di interogasi, mereka mengakui sudah melakukan aksinya sebanyak 6 kali di lokasi berbeda. 3 kali di Kuta dan 3 kali di lua

Reskrim Polsek Kuta
3 terduga pelaku penggelapan mobil dengan modus menyewa 

 
Seperti diberitakan sebelumnya, korban Tarsudi (36) pada 9 Okt 2019 sekira pukul 17.00 Wita korban sekaligus pelapor mendapat orderan sewa mobil lewat online selama 3 hari.

Hadir Di Bali, Creator Generation Ajak Anak Muda Tahu Cara Buat Konten Menarik Dan Positif

Jadi Pendaki Gunung Wanita Tertua di Indonesia, Mbah Wahyuni Tak Pernah Lupa Bawa Ikan Asin

 
Orderan diminta diantar ke lokasi yang diminta terduga pelaku yakni di depan lobby Hotel Watermark Kedonganan Kuta Badung.

Harga yang disepakati untuk sewa yakni Rp 2.850.000 selama 3 hari, lalu sekitar pukul 21.00 Wita, ia bersama saksi Firmansyah mengantar mobil ke loby hotel.

“Setelah jatuh tempo yaitu tanggal 12 Oktober 2019 pukul 21.00 WITA terlapor tidak bisa dihubungi dan HP tidak aktif  dan sampai saat ini mobil tidak dikembalikan. Dugaan melakukan penggelapan mobil,” paparnya.

 
Adapun mobil yang disewa adalah satu unit mobil Toyota Fortuner VRS hitam metalik tahun 2018 dengan No Pol DK 1069 EI.

Seorang Pria Terobos Portal Mako Brimob Polda Bali Sambil Teriak Ada Bom

Absen dua Pemain Penting, PSIS Semarang Telah Siapkan Pemain Pengganti

Dengan nomor rangka MHFGB8TS5J0885512, nomor mesin 2GDC455836, dan atas kejadian tersebut korban Tarsudi mengalami kerugian sebesar Rp 430 juta, lalu dilaporkan ke Polsek Kuta.

 
Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu I Putu Ika Prabawa mengatakan berdasarakn Laporan tersebut team Opsnal Polsek Kuta yang dipimpin oleh Panit Reskrim Ipda Erick Wijaya Siagian langsung menuju ke lokasi mencari saksi dan rekaman CCTV yang ada di lokasi kejadian.

Dari hasil olah TKP berdasarkan hasil rekaman CCTV diduga pelaku sebanyak 3 orang laki-laki selanjutnya tim Opsnal melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait keberadaan pelaku.

“Akhirnya pada hari Minggu tgl 27 Oktober 2019 team Opsnal bergabung dengan korban berhasil mengamankan diduga pelaku di Surabaya. Masing-masing ketiga pelaku ini memiliki tugas dan peran berbeda,” imbuh Iptu Putu Ika.

Meski Permohonan Membludak, Polres Badung Tetap Buka Pendaftaran SKCK Jam 8 Pagi Hingga 3 Sore

Menikmati Durian yang Jatuh Langsung dari Pohonnya Hanya Ada di Sini, Silakan Mencoba

Janfrisa Sembiring berperan sebagai pembuat berkas sewa mobil, sebagai komunikasi dengan pihak rental, pembuat identitas palsu dan koordinasi dengan towing untuk pengangkutan mobil.

Halaman
123
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved