Pelatih PSIS Semarang Terancam Dipecat Jika Kalah Lawan Bali United

Mantan pelatih Borneo FC ini dikabarkan akan melatih PSIS Semarang jika hasil minor diraih PSIS Semarang saat hadapi Bali United

Pelatih PSIS Semarang Terancam Dipecat Jika Kalah Lawan Bali United
Tribun Bali/Marianus Seran
Coach PSIS Semarang Bambang Nurdiansyah (Banur). 

TRIBUN-BALI.COM, MAGELANG- Pelatih PSIS Semarang Bambang Nurdiansyah (Banur) mengakui posisinya sebagai pelatih dalam tekanan jelang laga kontra Bali United di Stadion Moch Soebroto Magelang, Jumat (15/11/2019) pukul 18.30 WIB. 

Berada di posisi 14 dengan 28 poin membuat PSIS Semarang terancam. Karena hanya beda dua poin dengan empat tim di bawahnya yang berada di zona degradasi. 

Di sisi lain, posisi Coach Banur sebagai kepala pelatih juga tidak aman. Karena informasi yang dihimpun Tribun Bali, pelatih asing Dragan Djukanovic asal Montenegro telah berada di Semarang Kamis (14/11). 

Mantan pelatih Borneo FC ini dikabarkan akan melatih PSIS Semarang jika hasil minor diraih PSIS Semarang saat hadapi Bali United di Stadion Moch Soebroto Magelang. Situasi ini tentu menjadi tekanan bagi Banur dan PSIS Semarang. Karena Bali United punya rekor mengalahkan tim sekaligus terjadi pemecatan pelatihnya. 

Sebut saja, Persebaya Surabaya saat dikalahkan Bali United tak lama kemudian pelatih Djajang Nurdjaman dipecat. Kemudian saat kalahkan Persija Jakarta, si pelatih dipecat. Apakah Bali United bisa melanjutkan hal ini di kandang PSIS Semarang?

Saat ini Coach Banur lebih memilih fokus harus meraih tiga poin untuk menjauh dari zona tidak nyaman. 

"Tetapi kita juga dalam posisi tidak aman, maka pemain semua sepakat sebagai tuan rumah untuk meraih tiga poin," tegas Coach Banur saat jumpa pers di Stadion Moch Soebroto Magelang, Kamis (14/11/2019).

Dia mengatakan, tiga poin ini agar aman di klasemen. Karena klasemen PSIS Semarang tidak aman. Menurut Bambang Nurdiansyah, semua tahu Bali United  tim bagus dan tim kuat, mereka sebagai tim kandidat besar juara liga tahun ini. (*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Huda Miftachul Huda
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved