Oknum Perwira Polisi yang Selingkuhi 2 Istri Orang Kini Ditahan Propam & Terancam Sanksi Berat Ini

Sang oknum perwira yang diketahui berinisial Ipda GT yang sebelumnya telah dilaporkan seorang suami yang istrinya telah diselingkuhi, kini bakal

Oknum Perwira Polisi yang Selingkuhi 2 Istri Orang Kini Ditahan Propam & Terancam Sanksi Berat Ini
Ilustrasi Tribun Timur ( kiri) dan Surya.co.id (kanan)
Isi Chat Mesra Perwira Polisi Surabaya dengan Istri Orang jadi Bukti Cinta Terlarang, Ini 5 Faktanya 

TRIBUN-BALI.COM, SURABAYA - Terungkapnya kasus perselingkuhan yang melibatkan seorang oknum perwira polisi di Polrestabes Surabaya dengan dua wanita kini memasuki babak baru.

Sang oknum perwira yang diketahui berinisial Ipda GT yang sebelumnya telah dilaporkan seorang suami yang istrinya telah diselingkuhi, kini bakal menanti sanksi berat dari institusinya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus H Simarmata kepada Surya (Tribunnews Group). 

Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus H Simarmata menyatakan tak main-main dengan anggotanya yang melakukan indisipliner, apalagi melakukan perselingkuhan.

Dua hari ini, nama Ipda GT santer disebut-sebut sebagai terduga tiduri 2 istri orang lain.

Akhirnya, penyidik Propam pun menahan Ipda GT selama 21 hari untuk keperluan penyidikan atas laporan seorang suami berinisial W (40) asal Bulaksari, Kota Surabaya.

Ipda GT ditahan sejak Jumat (15/11/2019) atau pada hari yang sama, pelapor dan istri pelapor berinisial SH (39) diperiksa penyidik. 

Penahanan tersebut disampaikan langsung oleh Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus H Simarmata saat dihubungi wartawan.

Leo menegaskan, tak main-main terhadap oknum anggota yang melanggar kode etik dan disiplin, apalagi terkait perselingkuhan.

Hukuman Berat Perwira Polisi Surabaya yang Diduga Tiduri 2 Istri Orang Diungkap Wakapolrestabes AKBP Leonardus H Simarmata.
Hukuman Berat Perwira Polisi Surabaya yang Diduga Tiduri 2 Istri Orang Diungkap Wakapolrestabes AKBP Leonardus H Simarmata. (Surya)

"Sudah kita proses, langsung kami lakukan penahanan," tegas Leo, Sabtu (16/11/2019).

Halaman
1234
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved