Tak Kreatif, Bermain Direct Pass, Bali United Telan Pil Pahit di Kandang PSIS Semarang
Tak Kreatif, Bermain Direct Pass, Bali United Telan Pil Pahit di Kandang PSIS Semarang
Penulis: Marianus Seran | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM- Bali United kalah 1-0 dari tim tuan rumah PSIS Semarang di Stadion Moch Soebroto Magelang, Jawa Tengah, Jumat (15/11) pukul 18.30 WIB.
Gol PSIS Semarang tercipta menit 31 Wallace heading saat memanfaatkan assis free kick Jonathan Zorilla.
Gol PSIS Semarang tercipta berawal dari pelanggaran yang dilakukan Dias Angga di bek kanan terhadap Hari Nur.
Jonathan Zorilla yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses memberikan asis terukur yang bisa diselesaikan gol oleh Wallace Costa Alves.
Bali United menguasai laga dengan dominasi ball possesion (penguasaan bola) namun tidak kreatif.
Serangan Bali United monoton bola direct pass. Ilija Spaso pun minim peluang. Dua penyerang sayap Bali United Yabes Roni dan Fahmi Al Ayyubi sulit berkembang.
Marking Man to Man yang dilakukan skuat asuhan Bambang Nurdiansyah berjalan baik. Sukses mematikan para penyerang Bali United.
Setelah gol ini, Bali United mendapat peluang lewat titik bola mati. Free kick Fadil Sausu disambut heading Willian Pacecho namun hanya membentur mistar gawang Jandia Eka Putra.
Laga memanas jelang akhir babak pertama. Jonathan yang melanggar Brwa Nouri, diprotes oleh Nouri karena wasit Tabarani asal Jawa Timur tak memberikan kartu kepada Jonathan.
Nouri terpancing dan membalas melanggar Jonathan yang akhirnya keduanya terlibat saling dorong.
Aksi saling dorong pun tak terelakkan antara Nouri dan Wallace. Wasit harus memberikan kartu kuning kepada Nouri.
Sebelumnya, Leonard Tupamahu juga terlihat mendapat teguran oleh wasit Tabrani akibat protes keras Leonard dari luar lapangan.
Leonard protes wasit yang tidak tegas terhadap pelanggaran berulang kali yang dilakukan pemain PSIS Semarang.
Wasit juga terlihat memberikan kartu kuning kepada tim pelatih di banch pemain.
Selain Nouri, Michael Orah juga mendapat kartu kuning akibat melanggar Bruno Silva.
Memasuki babak kedua, Fadil Sausu mendapat peluang emas namun shoting nya masih melambung menit 66.
Kembali, Bali United berharap mendapat penalti saat Ilija Spaso dijatuhkan di kotak penalti. Namun wasit Tabrani tak bergeming menunjuk titik putih.
Teco akhirnya membuat pergantian, Yabes Roni diganti Arapenta, sementara Miftahul Hamdi harus mengganti Fahmi Al Ayyubi yang cedera.
Teco juga menarik keluar Michael Orah diganti Leonard Tupamahu, untuk bermain dengan tiga center back dan menyerang.
Dias Angga digeser ke kiri untuk membantu menyerang. Namun hingga peluit akhir tak mampu membalas.
Sebelum menutup laga, Ilija Spaso sempat terlihat dilanggar dua bek PSIS Semarang saat hendak menguasai bola di dalam kotak penalti.
Namun asisten wasit II Agus Mulyadi asal DKI Jakarta tidak bergaming. Wasit Tabrani yang tak jauh dari posisi Spaso di langgar tak meniup peluit.
Spaso, Fadil Sausu, dan Dias Angga terlihat memprotes wasit namun, ia tetap pada keputusan semula.
Dengan kekalahan keempat di laga away, Bali United tetap di posisi satu dengan 57 poin dan akan hadapi laga away berikut nya di kandang PSM Makassar, 23 November 2019. (*)