Kasus Penebasan di Jembrana

Cekcok Hingga Tebas Kepala Tetangganya, Sudarma Ngaku Kerja Tiga Tahun Tiba-tiba Diganti

Dendam menjadi motif utama, Sudarma nekat menebas Suarta, karena dianggap menyerobot pekerjaannya

Cekcok Hingga Tebas Kepala Tetangganya, Sudarma Ngaku Kerja Tiga Tahun Tiba-tiba Diganti
Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismaya
Kapolsek menunjukkan barang bukti, dan tersangka menghadap ke belakang memakai kemeja putih motif kotak-kotak, di Mapolsek Pekutatan, Jembrana, Bali, Minggu (17/11/2019). Cekcok Hingga Tebas Kepala Tetangganya, Sudarma Ngaku Kerja Tiga Tahun Tiba-tiba Diganti 

Cekcok Hingga Tebas Kepala Tetangganya, Sudarma Ngaku Kerja Tiga Tahun Tiba-tiba Diganti

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Dendam menjadi motif utama, I Made Sudarma (57), warga Banjar Pasut, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Bali, melakukan penganiayaan.

Dendam kesumat Sudarma pada korban, Ketut Suarta (40), yang merupakan tetangganya sendiri, berujung dengan penebasan.

Sebuah tiuk sadu (parang) mendarat pada kepala Suarta.

Belasan jahitan diterima Suarta akibat perstiwa penebasan tersebut.

Kapolsek Pekutatan, Kompol Agung Sukasana menuturkan, dari keterangan tersangka.

Kukuhkan Pengurus DPD Dharma Murti, Cok Ace: Di Era Modern Manusia Seolah-olah Menundukkan Alam

Sebagai Penghormatan, Marquez dan Lorenzo Akan Bawa Nama Afridza Munandar di MotoGP Valencia 2019

Awal mula peristiwa penebasan itu karena masalah pekerjaan.

Tersangka merupakan perawat kebun milik Made Landuh.

Tanah yang digarap luasnya sekitar 1 hektare.

Tiga tahun sudah tersangka merawat kebun tersebut.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved