Puisi dan Esai

ESAI: Suja, Pergolakan Identitas Manusia Bali

Pameran tunggal ini sebuah pertanyaan-pertanyaan Suja terhadap identitas, terlebih lagi budaya Bali

ESAI: Suja, Pergolakan Identitas Manusia Bali
Dok
Pameran tunggal I Wayan Suja di Maya Gallery, Sanur, Denpasar, Bali, dibuka Jumat, 15 November 2019. ESAI: Suja, Pergolakan Identitas Manusia Bali 

Suja, Pergolakan Identitas Manusia Bali

Oleh : Santana Ja Dewa

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebagai seniman yang lahir dan tumbuh dalam lingkup kebudayaan, I Wayan Suja terus mempertanyakan konstruksi identitas pada masyarakat di sekitarnya, yang sekaligus melekat pada dirinya.

Pertanyaan-pertanyaan itu muncul berkaitan dengan berbagai dinamika sosial yang terjadi di Bali saat ini.

Identitas seakan sudah melekat begitu saja dan diwariskan secara turun-temurun berdasarkan ikatan darah.

Berkaca dari hal itu, seniman I Wayan Suja bergelora melahirkan karya yang dipamerkan di Maya Gallery, Sanur,  Denpasar, Bali, dibuka Jumat, 15 November 2019.

Pameran tunggal ini sebuah pertanyaan-pertanyaan Suja terhadap identitas, terlebih lagi budaya Bali. 

Sebagai sebuah gerakan politik, tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap politik identitas mengacu pada persamaan latar belakang yang mengikat mereka ke dalam satu ikatan sosial.

Politik identitas sendiri, selain menjadi pemersatu bagi suatu kelompok masyarakat, ternyata juga menciptakan segregasi sosial yang semakin kentara batasnya.

Bahkan, kerap menjadi alasan bagi tindakan kekerasan oleh suatu kelompok terhadap kelompok masyarakat lainnya.

Halaman
1234
Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved