Smart Woman
Mengenal Duta Endek Kota Denpasar 2019, Lady Athalia Cinta Endek Sejak Lama
Lady Athalia memiliki cerita tersendiri sebelum mengikuti ajang pemilihan bergengsi Duta Endek Kota Denpasar 2019.
Penulis: Noviana Windri | Editor: Widyartha Suryawan
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Lady Athalia resmi menyandang gelar Duta Endek Kota Denpasar 2019 setelah memenangkan ajang pemilihan yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Senin (28/10/2019) lalu.
Ia saat ini tercatat sebagai mahasiswi semester 5 di Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar Jurusan Desain Fashion.
"Yang jadi motivasi saya sebenarnya itu dari latar belakang pendidikan. Saya ingin mengembangkan lagi pengetahuan saya, terutama yang berkaitan dengan kain endek itu sendiri," jelasnya, Selasa (12/11/2019).
Ia menganggap bahwa ajang Duta Endek Kota Denpasar merupakan salah-satu wadah untuk lebih mencintai dan mengembangkan kain endek.
"Saya mencintai kain endek itu sudah lama. Bukan sejak ikut Duta Endek ini saja. Justru karena saya bangga dengan kain endek, saya ikut ajang yang sangat bergengsi ini. Karena di sini saya merasa berada di satu wadah yang bisa mendukung saya dalam mencintai dan mengembangkan kain endek," ungkapnya.
Setelah terpilih menjadi Duta Endek Kota Denpasar, gadis cantik asal Singaraja ini juga ingin mengajak generasi muda untuk lebih melirik kain endek.
"Saya ingin generasi muda itu lebih melirik kain endek karena generasi muda itu kan memiliki peranan yang sangat besar dalam perkembangan budaya," tuturnya.
Lady Athalia memiliki cerita tersendiri sebelum mengikuti ajang pemilihan bergengsi Duta Endek Kota Denpasar 2019.
Lady ternyata pernah gagal mengikuti ajang serupa dan sempat membuatnya tak percaya diri untuk mengikuti ajang pemilihan lagi.
"Pernah ikut salah-satu beauty pageant gitu, ikut audisinya di Bali. Tapi gak lolos. Jadi sejak itu gak lagi ikut-ikut ajang-ajang pemilihan lagi," ungkapnya.
Meski sempat tak percaya diri untuk ikut ajang pemilihan, namun, salah-seorang dosen di kampusnya yakni Rico Ananta menyarankannya untuk mencoba mengikuti ajang pemilihan Duta Endek Kota Denpasar 2019.
"Sebenarnya pengen ikut dari awal. Tapi saya tidak percaya diri. Nah, tahun lalu itu disaranin ikut Duta Endek kan sama dosen di kampus, tapi saya masih belum siap. Jadi Lady persiapkan dengan matang hingga akhirnya siap ikut tahun ini," tambahnya.
Lebih lanjut, Lady mengaku bahwa ia sedikit kuwalahan saat mengikuti serangakaian seleksi Duta Endek Kota Denpasar.
Ia juga harus membagi waktu dengan tugas-tugas kuliahnya.
"Sedikit krodit karena saya lagi sibuk-sibuknya kejar tugas kuliah. Terus harus kejar waktu untuk ikut rangkaian seleksi," ujarnya.
Meski demikian, Lady tetap mengutamakan pendidikannya dan lantas bukan berarti Duta Endek ia abaikan.
"Kuliah tetap nomor satu. Pintar-pintar bagi waktu saja sih," pungkasnya.
Kreasikan Tas Belanja Karung
Selama mengikuti serangkaian seleksi Duta Endek Kota Denpasar, Lady Athalia mengikuti pembekalan kewirausahaan yang diisi oleh Tony Megantara.
Saat mengikuti pembekalan tersebut, ia bersama finalis Duta Endek Kota Denpasar lainnya diberikan tugas untuk berkreasi membuat produk ramah lingkungan.
“Saya dan kelompok membuat tas belanja dari karung yang dihiasi dengan kain perca endek,” jelasnya.
Ia bersama tiga teman di kelompok itu yakni Krisna, Eka Julungsia, dan Saraswati saat ini masih tetap menggarap tas belanja dari karung yang dihiasi kain perca endek.
Rencananya nanti akan dipasarkan dalam even tahunan Kota Denpasar yakni Denpasar Festival 2019 pada Desember mendatang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/lady-athalia-duta-endek-denpasar.jpg)