Pameran Black Armada di Bali, Dukungan Australia untuk Kemerdekaan Indonesia di Era Revolusi 1945

Konsulat Jenderal Australia di Bali melaksanakan pameran di Museum Bajra Sandi Renon.

Pameran Black Armada di Bali, Dukungan Australia untuk Kemerdekaan Indonesia di Era Revolusi 1945
Tribun Bali/Putu Supartika
Pameran foto Black Armada di Monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, Senin (18/11/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Konsulat Jenderal Australia di Bali melaksanakan pameran di Museum Bajra Sandi Renon.

Pameran ini dibuka pada Senin (18/11/2019) dan merupakan peringatan hubungan diplomatik Indonesia Australia yang ke-70 tahun.

Pameran terselenggara atas kerjasama dengan Museum Maritim Nasional Australia dan Pemprov Bali.

Pameran bertajuk Black Armada mengisahkan tentang dukungan Australia bagi kemerdekaan Indonesia.

Wakil Konsul Jenderal Australia, Casey Parker mengatakan Balck Armada merupakan nama untuk pelarangan kapal-kapal Belanda di pelabuhan-pelabuhan Australia.

Kapal-kapal tersebut membawa tentara ke Indonesia pada tahun 1945 dan dihadang oleh pekerja pelabuhan di Australia.

"Pameran ini juga digelar di Jakarta, Makassar, dan Surabaya. Menceritakan periode penting dan tidak banyak mengetahui sejarah hubungan Australia dan Indonesia," katanya.

Pada tanggal 27 Desember 2019 merupakan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik dan dukungan pendirian republik telah terjadi sebelumnya.

"Australia merupakan pendukung terkuat kemerdekaan Indonesia. Kami berharap hubungan Indonesia dan Australia semakin kuat," katanya.

Yang dipamerkan berupa foto dan sket pada periode 1945 - 1949.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved