450 Peserta Binaan TKM Kemnaker RI Ikuti Bimtek Tingkatkan Soft Skill di Bali

450 Peserta Binaan TKM Kemnaker RI Ikuti Bimtek Tingkatkan Soft Skill di Bali

450 Peserta Binaan TKM Kemnaker RI Ikuti Bimtek Tingkatkan Soft Skill di Bali
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana kegiatan bimtek kemnaker di BNDCC dan Direktur Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja Ditjen Binapenta dan PKK. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) RI terus berupaya menekan angka kemiskinan, pengangguran dan meningkatkan soft skill pemandu dan tenaga kerja mandiri (TKM) itu sendiri.

Salah satu upaya tersebut yakni dengan menggelar bimbingan teknis peningkatan kapasitas kelembagaan TKM, bimbingan peningkatan kapasitas pemandu wirausaha dan expo hasil pemberdayaan TKM.

Ketiga kegiatan tersebut diadakan di BNDCC The Nusa Dua Kuta Selatan Badung mulai dari 19-22 November 2019 mendatang.

Kegiatan Bimtek atau bimbingan teknis yang diadakan diisi dengan berbagai materi yang telah disiapkan Kemnaker seperti meningkatkan produktivitas TKM yang sehat dan aman, strategi pemasaran dll.

“Keseluruhan kegiatan expo kami ini adalah ending dari kegiatan TKM binaan kami. Kalau dilihat terbentuknya kelompok TKM dari 2 tahun awal terbentuk hingga sekarang. Kita lihat keberlangsungannya bagaimana dan dipamerkan di Expo TKM sekarang,” ujar Indiah Winasih selaku Direktur Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja Ditjen Binapenta dan PKK, Selasa (19/11/2019).

Sebanyak kurang lebih 450 peserta se-Indonesia akan mengikuti bimtek yang berakhir pada 22 November 2019 mendatang.

Dan terdapat 30 both UMKM memamerkan produk usahanya di BNDCC selama kegiatan berlangsung.

Kepala Seksi Pengembangan TKM , Widi Wijanarko mengatakan, seluruh peserta bimtek dan yang ikut pameran berasal dari seluruh Indonesia.

Ia menambahkan untuk expo atau pameran ini merupakan tahapan ketiga dari pemberdayaan TKM.

Dimulai dari kelompok usaha ini diberi bantuan saran usaha dan pembekalan meliputi saran apa saja yang bisa dikerjakan di daerah masing-masing.

Kemudian diberi bantuan fasilitas apa saja yang dibutuhkan untuk mengerjakan produk tersebut.

“Setelah diberdayakan dan ada hasilnya kita tingkatkan Bimtek kelembagaan dengan membentuk kelompok. Kita minta bukti produk mereka. Kemudian produknya dipamerkan di expo,” imbuhnya.

Kelompok TKM binaan Kemenaker pada tahun 2018 berjumlah 800 kelompok kemudian di tahun 2019 mencapai 1.600 kelompok.

Program tenaga kerja mandiri merupakan salah satu program unggulan Kementerian Tenaga Kerja untuk memperluas kesempatan kerja bagi tenaga kerja formal dan informal.

Bertujuan untuk memberdayakan masyarakat yang menganggur agar mendapat pekerjaan dengan cara wirausaha.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved