Kalah Pemilihan Perbakel, Calon di Buleleng Ancam Bakar Kartu Indonesia Sehat Milik Warga
Bahkan hal itu juga disampaikan oleh Suarta saat dimintai klarifikasi oleh perangkat desa pada 11 November kemarin.
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Rizki Laelani
Kalah Pemilihan Perbakel, Calon di Buleleng Ancam Bakar Kartu Indonesia Sehat Milik Warga
TRIBUN-BALI.COM - Masyarakat di Dusun Pasar, Desa Anturan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng tampaknya mulai bernafas lega.
Ini setelah kepala dusunnya, membantah telah melakukan aksi pembakaran Kartu Indonesia Sehat (KIS) milik warganya karena kalah dalam pemilihan peberkel (Pilkel) lalu.
Perbekel Desa Anturan, I Made Budi Arsana dikonfirmasi Selasa (19/11/2019) mengatakan, Kepala Dusun Pasar, Ketut Suarta sebelumnya sempat mengaku pada warga telah membakar 21 keping KIS milik warga lantaran kesal.
Kekesalan itu diduga lantaran kalah dalam Pilkel 2019.
Bahkan hal itu juga disampaikan oleh Suarta saat dimintai klarifikasi oleh perangkat desa pada 11 November kemarin.
• Malaysia vs Indonesia: Duel Klasik Asia Tenggara, Tan Minta Tak Boleh Emosi
Namun, pada Selasa (19/11/2019), saat kembali dimintai klarifikasi oleh Perbekel Anturan, bersama petugas BPJS Kesehatan dan aparat kepolisian, Suarta justru melontarkan pernyataan yang berbeda.
Ia mengaku tidak pernah membakar KIS milik warga tersebut.
Ia juga telah menunjukkan bukti sejumlah keping KIS milik warga yang masih utuh.
Untuk itu, Surta pun diminta membuat surat pernyataan yang pada intinya berisi tentang dirinya yang tidak pernah membakar KIS milik warga.
"Dia (Suarta) mengaku hanya iseng-iseng saja bilang kalau KIS milik warga itu sudah dia bakar," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ketut-suarta-kiri-menandatangani-surat-pernyataan.jpg)